Breaking News

Soal ASN Madrasah Berpolitik Praktis, Panwaslu Kota Bima Tunggu Laporan Resmi

Anggota Panwaslu Kota Bima, Muhaimin SPd.I. Foto Berita11.com

Kota Bima, Berita11.com— Seorang guru madrasah ibtidaiyah negeri (MIN) di Kota Bima diinformasikan berpolitik praktis melalui sosial media pasca penetapan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB tahun 2018.

Ulah oknum guru berinisial SY yang mengarahkan dukungan ke salah satu peserta Pilgub NTB tersebut telah diinformasikan Koordinator Umum Tim Pemangan Cabug dan Cawagub NTB- DR Zulkliemansyah-DR Rohmi wilayah Kota Bima dan Kabupaten Bima, Hadi Santoso ST, MM kepada anggota Panwaslu Kota Bima.

Hadi Santoso menjelaskan, informasi tentang pelanggaran yang dilakukan salah satu ASN MIN di Kota Bima mengarahkan dukungan kepada salah satu calon melalui di dinding komentar facebooknya sebagai upaya peringatan.

“Kalau melapor secara resmi belum. Tapi ini adalah upaya kami agar ada pembinaan karena sudah penetapan calon sehingga ASN harus netral. Kalau soal laporan resmi belum karena juga harus diisi form A1 Panwas,” kata Hadi Santoso ketika dihubungi melalui Ponsel, Jumat (16/2/2018).

Mengenai ini, anggota Panwaslu Kota Bima, Muhaimin S.Pd.I membenarkan telah menerima informasi dan screen shoot status ASN di sosial media yang mengarahkan dukungan kepada salah satu Paslon. Informasi itu disampaikan oleh Koordinator Umum Tim Pemangan Cabug dan Cawagub NTB- DR Zulkliemansyah-DR Rohmi wilayah Kota Bima dan Kabupaten Bima, Hadi Santoso ST, MM.

“Iyah memang benar ada informasi yang disampaikan Pak Hadi via WA saya,” ujar Muhaimin.

Mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Bima ini menjelaskan, bahwa soal keterlibatan ASN madrasah yang disampaikan Hadi Santoso merupakan ifnormasi bukan laporan resmi kepad Panwas. Sehingga lembaga penyawas Pemilu tidak dapat langsung memproses 
karena harus memenuhi syarat formil dan materil.


“Nah terhadap informasi itu tetap akan menindaklanjutinya dengan menelusuri identitas yang bersangkutan,” isyarat Muhaimin. (US)

No comments