Breaking News

Walaupun Surplus Beras, 12 Kelurahan di Kota Bima masih Rawan Pangan

Ilustrasi.

Kota Bima, Berita11.com— Walaupun Kota Bima merupakan daerah yang surplus stok beras. Namun hingga kini masih ada 12 kelurahan yang ditetapkan sebagai lokasi rawan pangan.

Kasubag Program Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Bima, Muhammadiyah S.Pt menyebut, 12 kelurahan yang masih rawan pangan di Kota Bima yakni Kelurahan Melayu, Jatiwangi, Mande, Jatibaru, Ntobo, Matakando, Panggi, , Dara, Oi Fo’o, Lelamase, Nungga, Kumbe dan Kelurahan.

“Walaupun stok beras di Kota Bima terbilang surplus tapi sampai sekarang masih ada 12 kelurahan yang rawan pangan,” ujar Muhammadiyah, Senin (19/2/2018).

Dijelaskannya, indikator penilaian kelurahan rawan pangan didasari sejumlah aspek di antaranya kasus Gizi Buruk (GB), Gizi Kurang (GK) yang masih ditemukan di sejumlah kelurahan tersebut. Selain itu juga dilihat dari akses ke pasar, maupun akses masyarakat untuk melengkapi gizi empat sehat lima sempurna.

Muhammadiyah menyatakan, jumlah stok beras di Kota Bima terdiri dua yakni stok beras pemerintah sebanyak 2,6 ton dan stok beras masyarakat sebanyak 8.017,07 ton. Stok beras pemerintah merupakan cadangan yang disiapkan untuk mengantisipasi masalah kerawanan pangan seperti kasus GB dan GK, persiapan respon darurat logistik ketika peristiwa bencana alam serta untuk menstabilkan harga beras di pasar.


Sementara itu, stok beras masyarakat meliputi beras yang ada di gudang Bulog Bima, seluruh heler, kios, pedagang maupun stok di pengusaha beras di Kota Bima. “Untuk stok beras di Kota Bima nggak ada masalah karena memang surplus. Namun untuk kelurahan rawan pangan masih ada. Karena ada beberapa indikatornya,” ujar Muhammadiyah. (US)

No comments