Breaking News

HMI Cabang Bima dan IMM Tegaskan tak Berafiliasi ke Paslon Manapun

Para Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima saat Deklarasi Kampanye Damai. Foto Berita11.com

Kota Bima, Berita11.com— Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bima dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat STIH Muhammadiyah Bima menegaskan tidak berafiliasi kepada pasangan calon peserta Pilkada serentak tahun 2018 manapun, baik calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima maupun calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB.

Ketua HMI Cabang Bima, Fitri menyatakan, sejatinya setiap kader HMI harus menjaga independensi dalam menyikapi Pilkada sehinga tidak boleh terlibat langsung pada kegiatan politik praktis maupun menentukan arah dukungan kepada Paslon. Karena itu akan melabrak independensi mahasiswa terutama kader dan etika organisasi.

“Dari sisi mahasiswa yang termasuk dalam kepengurusan itu tidak boleh ikut campur dalam urusan-urusan politik praktis. Karena itu, (secara) intern HMI akan menyalahi independensi dan  dan etis,” kata Fitri saat dihubungi melalui gawai, Jumat (23/3/2018) lalu.

Menurut Fitri, posisi HMI Cabang Bima hanya sebagai penetralisir yang bersifat independen, sekaligus sebagai pengamat dinamika di daerah. Selain itu sebagai penunjang yang dapat memberikan kontribusi ide atau gagasan. Bukan terjun langsung ke dalam dunia politik praktis.

“Kalau terjung langsung dalam politik praktis itu tidak dibenarkan. Karena tugas HMI terutama di kepengurusan dalam level komisariat dan cabang fokusnya hanya belajar dan mempertahankan sebagai penetralisir,” katanya.

Fitri sepekat jika semua elemen di daerah termasuk masyarakat dan mahasiswa harus mendukung mewujudkan Pilkada damai. “Karena itu adalah partisipasi kita sebagai warga negara yang menganut sistem demokrasi,” katanya.

Sementara itu, secara terpisah Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah  Komisariat Institut Agama Islam Muhammadiyah Bima, Yusuf juga menegaskan bahwa IMM bersikap netral pada Pilkada Kota Bima maupun Pilgub NTB tahun 2018.

Adapun sikap-sikap kader atau alumni merupakan arah dukungan pribadi dan tidak mencerminkan sikap organisasi. 

“Secara kelembagaan IMM kami tidak menentukan arah dukungan kepada para calon-calon Wali Kota maupun Wakil Wali Kota Bima. Namun secara individu, kader-kader ada yang mendukung Paslon-Paslon tertentu,” katanya saat dihubungi belum lama ini. (US)

Baca Juga :

No comments