Breaking News

Polri Atensi Khusus Pilkada Kota Bima, Intelijen Diharapkan Deteksi Dini Segala Isu

Tim Asistensi Mabes Polri Mengunjungi Mako Polres Bima Kota dan KPU Kota Bima.

Kota Bima, Berita11.com— keamanan dan ketertiban pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2018 di Kota Bima menjadi atensi khusus Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Hal tersebut disampaikan Tim Asistensi Mabes Polri tahap II saat pengecekan kesiapan pengamanan operasi mantap praja Gatarin 2018 di Satker Polres Bima Kota, Minggu (25/3/2018) lalu.

Tim Asistensi Mabes Polri yang dipimpin Ketua Tim Asistensi,  Brigjenpol Drs. Pujiyono Dulrachman, M.H  didampingi Brigjenpol Drs. Bambang Rudi P, S.H, M.H dan anggota rombongan melaksanakan kunjungan dan tatap muka di ruangan Rupatama Polres Bima Kota dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bima.

Tim Aisistensi Mabes Polri, Brigjenpol Bambang Rudi P, S.H, M.H mengatakan, bahwa Kapolri memantau situasi di wilayah hukum Kota Bima berkaitan  Pemilukada. “Terkait Pemilukada yang aman  bapak Kapolri berpesan agar saling bekerja sama yang solid antara TNI-Polri dan instansi lain,” katanya seperti dikutip Bamin Sub-Bagian Humas Polres Bima Kota, Bripka Hendra Yani.

Brigjenpol Bambang Rudi P juga penyelenggara Pemilukada tak perlu gentar melaksanakan tugas. Karena Indonesia mempunyai komponen yang besar. Demi KPU, TNI-Polri siap menjaga keamanan.

Diharapaknnya, seluruh komponen tetap menjaga keamanan dan ketertiba dalam menjalankan amanat regulasi pengamanan Pilkada. Pihak berkaitan juga diharapkaan berkoordinasi dengan Polres ketika ada konflik berkaitan Pemilukada. Karena Polri siap mengamankan hingga tuntas


“Suhu politik boleh mencekam tapi tetap harus menjaga solidaritas antara sesama kita saling menjaga toleransi dan saling menjaga kebersamaan kita,” katanya.

Saat kegiatan di ruangan Rupatama Polres Bima Kota, Brigjenpol Bambang Rudi P, S.H, M.H mengingatkan agar anggota dan pihak Polres melaksanakan koordinasi dengan intelijen, instansi yang lain, membuat jaringan agar kesiapan dalam rangka Pemilukada tetap berjalan sesuai dengan rencana.

“Lakukan pengecekan sarana dan prasarana dengan sebaik-baiknya, lengkapi gampol sesuai dengan prosedur yang ada. Sistem operasional yang baik agar mampu menyatukan persepsi dalam giat pelaksanaan tugas dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Bambang Rudi juga mengingatkan bahwa Polri adalah sebagai regulator sehingga memegang teguh netralitas. Polri juga sebagai penyalur atau penyambung peraturan hukum bagi masyarakat. Untuk itu, diharapkan menjaga soliditas dan kekompakan sebagai pelayan dan pengayom masyarakat. Berkomunikasi dengan baik dalam hal penempatan personil yang ditinjau dari SDM.

Selain itu, ditambahkannya, agar pihak Polres melaksanakan rekayasa sosial dalam menjaga keamanan dengan sebaik-baiknya sehingga mampu memberikan rasa aman hingga terciptaknya Kamtibmas yang kondusif.

Sementara itu, Ketua Tim Asistensi Mabes Polri,  Brigjenpol Drs. Pujiyono Dulrachman, M.H  mengingatkan bahwa anggota Polri dan semua pihak harus tetap solid dalam menjaga NKRI demi utuhnya Indonesia. Selain itu, anggota Polri diharapkan menghindari ikut serta atau berpihak pada salah satu Paslon sehingga harus menjaga netralitas.

Dikatakannya, anggota juga harus menjauhi perbuatan tercela dan tetap memberikan motivasi yang baik kepada masyarakat sehingga Polri adalah contoh terbaik bagi masyarakat.

Ia juga meminta intelijen agar dapat melaksanakan fungsinya mendeteksi lebih dini berkaitan isu-isu yang berkembang. Isu-isu yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan. “Kesungguhan kita dalam menjaga agar tetap stabil dalam situasi keamanan dan ketentraman demi kenyamanan masyarakat,” katanya.

Saat kunjungan di Sekretariat KPU Kota Bima di Jalan Gajah Mada Kelurahan Penatoi Kota Bima, Ketua Tim Asistensi Mabes Polri,  Brigjenpol Drs. Pujiyono Dulrachman, M.H  mengingatkan Polri dan penyelenggara Pemilu agar menjaga netralitas dalam menjaga Pemilukada.

Ia juga menyilahkan kepada tim sukses Paslon untuk merebut simpatisan masyarakat. Namun jangan sampai menyebarkan berita-berita atau informasi hoax serta menghindari saling mengfitnah. “Hindari diri dari perbuatan tercela sehingga mampu mengurangi angka pelanggaran dalam Pemilukada yang damai dan aman,” katanya.


Ketika kegiatan di ruangan Rupatama Polres Bima Kota Kapolres Bima Kota AKPB Ida Bagus Made Winarta, S.I.K melaporkan berkaitan situasi dan kondisi geografi wilayah hukum Kota Bima. termasuk tingkat kerawanan dan para Paslon.

AKBP Ida Bagus Winarta menyamapaikan bahwa Polres Bima Kota sudah melakukan tahapan-tahapan dari awal sesuai dengan agenda yang ada. Baik melakukan simulasi kegiatan maupun mengimbauan agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Bima Kota.

“Secara umum, wilayah hukum Polres Bima Kota sampai saat ini masih terpantau kondusif dan terkait kelompok igaras dari kita Polres selalu mengimbau agar tidak menjadikan hal-hal Igaras tersebut untuk melakukan anarkis terhadap situasi yang ada,” katanya.

Kunjungan dan kegiatan Tim Asisten Mabes Polri dihadiri pula  Kapolres Bima Dandim 1608 yang diwakilkan Kasdim 1608 Bima, Wakaden Brimob Pelopor Bima, serta Waka Polres Bima Kota, para Kabag, Kasat, para PJU Polres Bima Kota dan Kabupaten Bima serta anggota Polres.

Kunjungan Tim Asistensi Mabes Polri dan rombongan di KPU Kota Bima diterima oleh Ketua KPU setempat, Bukhari, S.Sos dan jajarannya. Saat kegiatan Ketua KPU Kota Bima memaparkan situasi pesta demokrasi Pilgub NTB dan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima tahun 2018. (AD)

No comments