Breaking News

Tak Puas dengan Permintaan Maaf, LMPI Desak Direktur RSUD Bima Dicopot

Aksi LMPI di Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Senin (19/3/2018).


Bima, Berita11.com— Meskipun pihak manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) sudah meminta maaf atas masalah pelayanan terhadap bayi dari Suhadah, warga Desa Wora Kecamatan Monta Kabupaten Bima. Namun sebagian pihak ternyata belum puas.
Sejumlah massa yang menamakan diri Laskar Mahasiswa dan Pemuda Indonesia (LMPI) menggelar aksi di sejumlah titik di Kota Bima, Senin (19/3/2018). Mereka mendesak legislatif dan pemerintah daerah mencopot Direktur RSUD Bima.

Jenderal lapanangan LMPI, Sulaiman menyatakan, masalah yang terjadi pada kasus bayi warga Desa Waro Kecamatan Monta merupakan bagian dari pelanggaran Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit.

Menurutnya, peristiwa beberapa pekan lalu itu merupakan bentuk diskriminasi. “Di mana- mana kelalaian petugas serta oknum bidan. Selama ini sering terjadi masalah yang menimbulkan amarah, namun sering ditutupi dengan slogan permintaan maaf,” katanya.


Selain menggelar aksi di persimpangan jalan Soekarno-Hatta dan Gatot Soebroto, massa juga menggelar aksi di Dinas Kesehatan Kabupaten Bima di jalan Garuda serta di depan kantor legislatif. (AD)

No comments