Breaking News

Dirasa Sangat Membantu, Warga Bima Harapkan Prona dan PTSL Dilanjutkan

Ilustrasi.



Kota Bima, Berita11.com— Sejumlah warga Kota Bima dan Kabupaten Bima mengapresiasi program nasional (Prona) sertifikat tanah karena dirasa sangat membantu masyarakat untuk memiliki surat-surat tanah. Program tersebut diharapkan berlanjut menyasar terutama warga tidak mampu.

Abdullah, warga Lingkungan Tolobali Kelurahan Sarae Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima mengaku pada tahun 2016 lalu mendapatkan Prona dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang diberikan kepada warga.

“Alhamdulillah dua tahun lalu termasuk saya dapat Prona. Sangat membantu karena kalau urus seperti biasa belum tentu mampu kita bayar karena banyak kebutuhan lain. Untungnya ada program seperti ini,” katanya Sabtu (14/4/2018).

Baca Juga:

Abdullah berharap ada kelanjutan Prona maupun program nasional yang berkaitan dengan warga. “Memang program yang berkaitan langsung dengan masyarakat sangat kami butuhkan. Mudah-mudahan ada kelanjutan karena masih ada juga keluarga kami yang belum dapat,” katanya.

Pada bagian lain, Syamsuddin,S.Pd, warga Desa Teke Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima, juga mengapresiasi program nasional (Prona) dan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang diluncurkan Presiden Jokowi. Program itu diharapkan berlanjut sehingga seluruh masyarakat mendapatkan manfaaat dari program tersebut.

“Kalau tahun lalu alhamdulillah saya dapat untuk sertifikat dua are lebih. Itu untuk sertifikat tanah pemukiman,” ujar pria yang juga anggota BPD Desa Teke dan bagian administrasi kampus vokasi UNRAM Bima ini.

Baca Juga:

Menurut Syamsuddin program nasional dan PTSL perlu diteruskan oleh Presiden Jokowi karena masih banyak warga yang membutuhkan program tersebut. 

“Kalau waktu dapat sertifikat gratis itu sama sekali ndak ada keluar biaya sedikit pun. Menurut saya program ini sangat membantu masyarakat seperti yang saya rasakan. Mudah-mudahan masih ada kelanjutannya, karena masih ada tanah keluarga yang belum dapat,” katanya, Sabtu (14/4/2018).

Sementara warga Desa Bajo Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima, Siti Rahma mengungkapkan program nasional sangat membantu masyarakat.

“Beberapa tahun lalu waktu ada pendaftaran sertifikat tanah pas lagi nggak ada uang. Tapi beberapa tahun kemudian ada lagi pendaftaran dan pengukuran sehingga ikut daftar. Alhamdulillah sangat membantu, coba kalau tidak ada program itu mungkin belum ada sertifikat untuk tanah rumah,” katanya.

Berdasarkan data Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bima sejumlah desa di Kabupaten Bima memperoleh program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang diluncurkan Presiden Jokowi seperti di Desa Tonda Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima. (AN)


Baca Juga :

No comments