Breaking News

Disnaker: May Day is a Holiday, Pemkot Bima Siap Buka Ruang Dialog

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bima, Drs Jufri, M.Si. Foto Berita11.com



Kota Bima,Berita11.com— May Day tak hanya sekadar milik parah buruh. Lebih dari itu pemerintah menghargai perjuangan para pekerja. Dalam memperingati hari buruh 1 Mei 2018, Pemerintah Kota Bima siap membuka ruang dialog dengan para pekerja atau aktivis pembela buruh.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bima, Drs Jufri, M.Si mengatakan, pemerintah selalu siap membuka ruang  dialog untuk mencari terobosan dalam rangka menyelesaikan masalah ketenagakerjaan yang ada. Upaya peningkatkan peningkatan kompetensi pekerja dalam menghadapi daya saing dan peningkatkan kesejahteraan serta upaya-upaya lain dalam membangun ketenagakerjaan.

“Penetapan tanggal 1 Mei sebagai hari libur nasional merupakan bentuk apresiasi pemerintah dalam menghormati dan menghargai perjuangan buruh atau pekerja. Menteri Ketenagakerjaan menyatakan dukungannya atas segala bentuk penyampaian aspirasi dan tuntutan yang dilakukan oleh buruh atau pekerja dengan penuh kegembiraan,” katanya melalui pesan WhatshApp yang diterima Redaksi Berita11.com, Jumat (28/4/2018).

Menurutnya, sudah selayaknya  kaum buruh atau pekerja dihargai dengan diberikan upah yang memadai dan fasilitas jaminan sosial yang baik. “Bahwa beigtu penting dan strateginya keberadaan kaum buruh atau pekerja dalam memajukan perekonomian negara,” katanya.

Jufri menyatakan, penetapan tanggal 1 Mei sebagai Hari Buruh Nasional menjadi bukti kepedulian pemerintah terhadap kaum buruh. Pemanfaatan tanggal 1 Mei sebagai ruang ekspresi dairi kaum buruh tentu menjadi hal yang sangat dapat dipahami.

“Sehingga kaum buruh tidak perlu mengekspresikan keinginan dan harapannya secara berlebihan dan juga melalui cara-cara melanggar ketentuan. Hal ini menjadi sangat penting agar tujuan dari aksi buruh lebih terorganisir dan terstruktur dengan konsep perjuangan yang jelas yaitu meningkatkan kesejahteraan buruh. Namun disertai makin meningkatkanya iklim investasi di daerah serta perekonomian Indonesia,” katanya.

Dengan mengusung tema May Day is a Holiday pemerintah menaruh harapan agar pelaksanaan hari buruh bisa dimaknai sebagai hari kegembiraan yang ditandai dengan berbagai ragam kegiatan yang positif dan bermanfaat .

“Sehingga dapat mengubah persepsi sekaligus paradigma di masyarakat yang sering mendapatkan stigma negatif dari masyarakat,” katanya. (US)

No comments