Breaking News

Hingga April 2018, Kabupaten Bima “Ekspor” 500 TKI

Ilustrasi.



Bima, Berita11.com— Sejak awal Januari hingga April 2018, tercatat 500 warga Kabupaten Bima berangkat menjadi Pekerja Migran Indonesia atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di sejumlah negara. Angka tersebut berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bima.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Bima, H Nasrullah, S.Sos menyebut Pekerja Migran Indonesia asal Kabupaten Bima yang berangkat ke sejumlah negara tujuan didominasi Tenaga Kerja Wanita. “Dari Januari hingga menjelang akhir April ini sudah 500 orang yang berangkat,” katanya kepada Berita11.com di Disnakertrans Kabupaten Bima, Kamis (26/4/2018).

Dikatakannya, umumnya TKI asal Kabupaten Bima yang berangkat bekerja di luar negeri merupakan tamatan sekolah menengah atas dan tingkatan di bawahnya. Sementara sejumlah negara yang dituju yaitu Hongkong atau Republik Tiangkok, Taiwan, Malaysia dan Burnei Darussalam. “Untuk Timur Tengah hingga saat ini masih moratorium,” kata Nasrullah.

Soal masih adanya Pekerja Migran Indonesia asal Kabupaten Bima yang berupaya berangkat menggunakan jasa penyalur ilegal, Nasrullah menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah berupaya maksimal melaksanakan sosialisasi dan mengimbau masyarakat, termasuk dengan menyiapkan Layanan Terpadu Satu Pintu. Harapannya, masyarakat tidak tertipu oleh calo tenaga kerja.

“Kalau yang berangkat melalui penyalur resmi dan melengkapi persyaratan itu tidak akan dideportasi. Hanya yang berangkat tidak resmi itu pasti dideportasi kalau sudah ketangkap,” katanya. (US)

No comments