Breaking News

Kakak Korban Diikat, Petani di Bima Nekat Cabuli Pelajar hingga Bunting

Sang Petani Bernafsu Tinggi di Bima saat Digiring Polisi ke Mapolsek Woha. Foto MR

Bima, Berita11.com— Entah birahi apa yang merasuki MH, petani 25 tahun di RT 6/04 Dusun Mekar Desa Keli Kecamatan Woha Kabupaten Bima. Ia nekat mencabuli Anggrek (bukan nama sebenarnya), pelajar 15 tahun yang tak lain warga satu desanya di Bima.

Tak hanya itu, dalam satu aksinya MH nekat mengikat kakak kandung korban untuk melancarkan nafsu bejatnya. Pencabulan yang dilakukan MH tak hanya sekali namun sudah lima kali. Bahkan disaksikan kakak kandung korban dengan tangan terikat. Dalam aksinya pelaku selalu menempel sebilah parang di leher korban dan selalu menebar ancaman agar memuluskan aksi bejatnya.

Libido tinggi sang petani tersebut mengantarkannya ke ruang tahanan. MH bertekuk lutut saat sejumlah personil Kepolisian Sektor Woha yang dipimpin Wakil Kepala Polsek setempat, IPDA Muhtar mengamankannya, Rabu (18/4/2018).  Penangkapan MH dilakukan aparat setelah menerima laporan dari kerabat korban dan informasi dari Kepala Desa Keli Kecamatan Woha.

Sesuai pengakuan korban kepada anggota Polsek Woha,  pencabulan dilakukan MH Maret lalu. Setiap melakukan aksinya bejatnya, pelaku menyekap korban dengan mengikat tangan dan kaki korban. Korban tak berani melawan karena selalu diancam dengan sebilah parang. Bahkan pada saat melancarkan salah satu aksinya, pelaku juga menyekap kakak kandung korban untuk memuluskan nafsu bejatnya.

“Setiap aksi pelaku korban tidak berani melawan karena selalu diancam oleh korban dengan sebilah parang. Bahkan kakak kandung korban sempat diikat oleh pelaku,” ujar anggota Polsek Woha.

Usai sang petani berlibido tinggi itu ditangkap, korban dan kerabatnya juga menyampaikan laporan secara resmi kepada Polsek Woha. (MR)

No comments