Breaking News

Panwaslu Kota Bima Temukan 1.385 Pemilih Ganda dan 6 Pemilih di Bawah Umur

Anggota Panwaslu Kota Bima, Idhar S.Sos. Foto Berita11.com

Kota Bima, Berita11.com— Pasca pengumuman Daftar Pemilih Sementara (DPS), Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Bima menemukan 1.385 pemilih ganda dan enam pemilih di bawah umur di seluruh wilayah Kota Bima.

Devisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kota Bima, Idhar, S.Sos menyebutkan, selain ribuan pemilih ganda tersebut, temuan lain yaitu 5.085 pemilih yang belum memiliki E-KTP.

“Temuan hasil pengawasan kami terhadap pengumuman DPS didominasi pemilih ganda dan di bawah umur,” kata Idhar kepada Berita11.com, Sabtu (7/4/2018).

Mantan anggota Panwaslu Kecamatan Rasanae Timur ini menjelaskan, ribuan pemilih ganda yang ditemukan Panwaslu Kota Bima yaitu memiliki nama persis. Selain itu, memiliki nama yang berbeda namun memiliki kesamaan nomor induk kependudukan (NIK) ganda.

Idhar mengatakan, sejumlah temuan tersebut telah direkomendasikan kepada Komisi Pemilihan Umum Kota Bima untuk ditindaklanjuti sebagaimana mestinya. “Kami telah rekomendasikan sejak tanggal 3 April kemarin,” katanya.


Sebelumnya, Panwaslu Kota Bima menganggap berkaitan dengan 5.000 lebih warga yang belum memiliki E-KTP layak menerima KTP sehingga Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bima tidak perlu menerbitkan surat keterangan (Suket). 

“Hasil koordinasi kami dengan Disdukcapil itu nggak ada masalah dengan blanko E-KTP, sehingga dalam Pilkada Kota Bima ini tidak ada alasan untuk diberikan Suket karena blanko KTP mencukupi,” ujar anggota Panwaslu Kota Bima, Muhaemin, S.Pd.I. (US)

No comments