Breaking News

Pekan ini Disnakertrans KSB Bahas Konsep May Day

Kepala Seksi Hubungan Industrial Disnakertrans KSB, Tohiruddin SH. 

Taliwang, Berita11.com—Untuk mengantisipasi adanya aksi yang dilakukan para pekerja maupun aktivis pendukung buruh dalam rangka menyambut hari buruh internasional (May Day)  1 Mei 2018, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)  Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) akan menggelar pertemuan dengan perwakilan pekerja atau serikat pekerja membahas  konsep bersama bentuk kegiatan.

“Semoga dalam pekan ini kami sudah bisa mengundang seluruh serikat pekerja untuk membahas model dan konsep menyambut May Day. Pertemuan khusus itu sendiri mungkin hanya sekali digelar jadi harus langsung ada kesimpulannya,” kata Tohiruddin SH,  mediator tenaga kerja yang juga Kepala Seksi Hubungan Industrial  Disnakertrans KSB, saat dihubungi melalui sambungan Ponsel, Jumat (27/4/2018).

Tohir mengaku sudah merancang model kegiatan  menyambut May Day, yaitu dengan menggelar diskusi bersama perwakilan dari masing-masing serikat.

“Kita semua tahu bahwa May Day bertepatan dengan hari libur nasional. Jadi kalau disambut May Day dengan aksi, maka tidak ada perwakilan pemerintah yang akan mendengarkan aspirasi pekerja, tetapi kalau dengan model diskusi pasti bisa disampaikan apa kendala dan persoalan yang dihadapi,” tuturnya.

Menurutnya   konsep diskusi dalam menyambut May Day telah mendapat respon dari para serikat. Namun pertemuan yang direncanakan itu  membuat kesepakatan tentang jumlah atau perwakilan masing-masing.

“Kalau semua tenaga kerja harus dihadirkan, maka akan kesulitan dengan anggaran dan diskusi tidak fokus nantinya,” lanjutnya, seraya mengakui jika pihaknya tidak memiliki anggaran khusus untuk kegiatan dimaksud.

Diisyaratkannya,   serikat pekerja yang akan diundang hanya  yang diketahui memiliki komposisi kepengurusan di KSB.

“Dari data yang kami miliki ada beberapa serikat pekerja yang sangat aktif seperti Serikat Pekerja Nasional (SPN), Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI), Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), serta Dewan Pimpinan Induk Serkat Pekerja Tambang (DPI SPAT) Samawa,” ungkapnya.

Tohir menambahkan  semua serikat pekerja akan diundang. Namun saat aksi nanti harus dibatasi sebanyak 10 orang untuk setiap serikat pekerja. “Mungkin kami tidak mengundang serikat pekerja dari masing-masing perusahaan.  Jadi cukup diwakili oleh serikat di tingkat Kabupaten,” isyaratnya. (DA)

No comments