Breaking News

Tetap Gelar Aksi Hari Buruh, LMND Kota Bima Desak Pemerintah Cabut Perpres TKA

Aksi Mahasiswa Menyorot Isu Buruh di Depan Kantor Pemerintah Kota Bima. 


Kota Bima, Berita11.com— Eksekutif Kota Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EK LMND) Kota Bima tetap akan menggelar aksi unjuk rasa memperingati hari buruh dan hari pendidikan nasional (Hardiknas) pada awal Mei 2018 ini. Sedikitnya ada delapan isu yang akan diusung LMND dalam aksinya nanti.

Ketua EK LMND Kota Bima, Fikrin mengatakan, dalam memeringati hari buruh 1 Mei (Mady Day) dan Hardiknas, LMND akan menggalang kekuatan dengan sejumlah organ mahasiswa lain. Namun mengenai kepastian jumlah massa dan hari pelaksanaan aksi masih dibahas di tingkat internal organisasi.

“Kami akan mendorong persoalan buruh dan dunia pendidikan yang dilempar ke mekanisme pasar bebas,” katanya saat dihubungi melalui Ponsel, Selasa (24/4/2018) lalu.

Baca Juga:

Seperti diketahui kebijakan perekrutan tenaga kerja di dalam negeri dan tenaga bidang pendidikan secara bebas yang bisa direkrut dari luar negeri mengancam termarjinalkannya hak-hak rakyat Indonesai termasuk di Bima dalam memenuhi kehidupan yang layak.

“Kami menyerukan kepada seluruh gerakan mahasiswa baik di tingkatan internal kampus dan external kampus untuk membangun gerakan sebagai barisan pelopor gerakan rakyat,” katanya.

Sementara itu, sejumlah isu yang akan diusung pada peringatan hari buruh dan Hardiknas oleh EK LMND Kota Bima yaitu mendesak upaya penurunan harga Sembako atau harga kebutuhan dasar, penolakkan perguruan tinggi asing, penghentian liberalisasi pendidikan,  penolakkan terhadap upaya murah dan PHK sepihak, pencabutan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2018 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pencabutan peraturan presiden Nomor 20 tahun 2018 tentang Tenaga Kerja Asing.

“Juga desak agar hentikan kriminalisasi dan represifitas terhadap gerakan mahasiswa di dalam kapus serta wujudkan demokratisasi kampus,” kata Fikrin. (US)


No comments