Breaking News

Debat Terbuka 2 di Kota Bima Aman, Paslon “Perang” Program


Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima Memaparkan Program  saat Debat Publik Kedua, Selasa (8/5/2018).

Kota Bima, Berita11.com— Acara Debat Publik Kedua, Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bima di Paruga Nae Convention Hall, Selasa (8/5/2018) berlangsung semarak diiringi persaingan para Paslon menyampaikan visi-misi.  Dalam kegiatan dipandu Akademisi DR Kadri yang dibagi enam segmen ini, para pasangan calon beradu kekuatan program yang akan dilaksanakan bila 
kelak terpilih.

Selain memadati ruangan Paruga Nae Convention Hall, ratusan warga tampak mendengarkan pemaparan langsung tiga Paslon peserta Pilkada serentak Kota Bima melalui pengeras suara yang disiapkan panitia dari KPU Kota Bima.

Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima, H Arahman H Abidin SE dan Hj Ferra Amalia SE MM memaparkan upaya membangun bidang sosial budaya. Salah satunya dengan membentuk Kelurahan Budaya di Kota Bima dan mengimplementasikan muatan lokal di setiap sekolah.

Menjawab pertanyaan moderator Debat Publik 2, DR Kadri, Calon Wali Kota Bima, H Arahman juga mengisyaratkan akan mendukung kebutuhan anggaran untuk bidang pariwisata dan kebudayaan. Upaya lain melanjutkan pembangunan rumah karakter.

“Juga membantu sanggar-sanggar seni yang ada di kelurahan dalam mewujudkan nilai positif,” kata H Arahman.

Sementara itu, Paslon Nomor 2, Muhammad Lutfi SE dan Feri Sofyan SH (Lutfer) memaparkan berkaitan program-program unggulan yang akan dilaksanakannya bila kelak terpilih.

Salah satu yang menjadi program andalan pasangan ini yaitu upaya pengurangan resiko bencana yang mulai dari hulu menuju hilir.

Dengan latar belakang pengalaman duduk kursi legislatif yang membidangi bencana alam, Lutfi optimis akan berhasil membuat sejumlah terobosan untuk mengurangi resiko bencana dengan satu sistem yang terintegrasi. Untuk mendukung program tersebut, Lutfer juga akan merumuskan peraturan daerah pendukung. Salah satunya mengatur sistem tanaman pada kemiringan di atas 20 persen.“Penanganan banjir harus ada terobosan yang tepat,” katanya.

Pasangan calon Nomor 3, Subhan M Nur SH -Wahyudin (SW Mataho) mengisyaratkan akan menyiapkan anggaran masing-masing Rp1 miliar untuk setiap kelurahan dalam mendorong progres dari tingkat bawah.

Untuk mewujudkan pembangunan yang terintegrasi, SW Mataho juga akan mewujudkan sinkronisasi program dari pusat, provinsi dengan Kota Bima.

Kegiatan Debat Terbuka 2 yang dipandu pembawa acara Ikra Hardiansyah dan Narvitalova berlangsung aman dengan pengamanan ekstra dari aparat gabungan TNI, Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bima yang bergugas menjaga setiap titik  jalan yang menghubungkan ke lokasi acara. [Ahmad]


No comments