Breaking News

Doktor Zul jadi Imam Shalat Magrib di Masjid Agung Nurul Huda Sumbawa

Calon Gubernur NTB,  DR Zulkieflimansyah, M.Sc dan Jemaah Tampak Akrab dan Terharu Usai Shalat Magrib.


Sumbawa, Berita11.com— Bulan Ramadhan tidak menjadi halangan bagi Calon Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah SE., M.Sc untuk terus menyambangi masyarakat. Bahkan di bulan yang penuh berkah dan magfirah ini menjadi pemompa semangat tokoh kharismatik tersebut untuk terus menjalin dan mempererat ukhuwah.

Setelah menyambangi masyarakat KSB hingga ujung Sekongkang, Doktor Zul—sapaan akrabnya, kembali menyapa masyarakat di Kabupaten Sumbawa yang diawali dari Kecamatan Alas, Selasa (29/5/2018) malam, lalu mampir di beberapa kecamatan lainnya di wilayah Barat Sumbawa.

Buka Puasa Bersama dengan Seribuan Jamaah

Selanjutnya Rabu (30/5) pagi menemui tokoh masyarakat. Petang harinya, Calon Gubernur nomor urut 3 yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat ini didaulat menjadi Imam Shalat Magrib berjamaah sekaligus buka puasa bersama dengan seribuan jamaah di Masjid Agung Nurul Huda Sumbawa Besar. Kehadiran pasangan Calon Wakil Gubernur Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah dari Paket Zul-Rohmi ini disambut antusias para jamaah.

Ditemui awak media  usai berbuka puasa, Doktor Zul mengatakan intensitas pertemuannya dengan masyarakat pada Ramadhan ini tidak berbeda dengan bulan-bulan lainnya. Ia tidak akan pernah berhenti untuk bersilaturahim dengan masyarakat.

“Di bulan Ramadan ini seperti biasa saja, tidak ada yang berbeda. Saya menyapa dan bersilaturraim ke tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan lain-lain,” kata jebolan Kennedy School of Government, Harvard University (US) yang sampai sekarang tercatat sebagai Senior Research Fellow, Kennedy School of Government, Harvard University, USA.


Dijelaskannya, selain  menyandang bulan penuh hikmah, bulan suci Ramadan biasa disebut sebagai bulan silaturahmi. Pasalnya di bulan ini semangat menyambung persaudaraan biasa dilakukan khususnya oleh umat muslim.

“Bulan Ramadan bukan hanya sebagai sarana meningkatkan ibadah secara vertikal, tetapi juga ibadah secara horizontal. Pada bulan ini, hati seseorang nampak begitu lapang, pemaaf, dan memiliki semangat persaudaraan yang tinggi,” katanya.

Menurutnya, tidak salah jika Ramadan adalah bulan silaturahmi. “Yaitu saat-saat kita sangat terbuka  menjalin hubungan sosial yang renggang, jauh, atau bahkan terputus,” ujarnya 
seraya mengutip hadist Rasulullah SAW yang diriwayatkan Bukhari Muslim bahwa “barangsiapa yang ingin dipanjangkan usianya dan dibanyakkan rezekinya, hendaklah ia menyambungkan tali persaudaraan”.

Sementara di hari yang sama dan tempat berbeda, tepatnya di Taman Mangga Kota Sumbawa Besar, Tim Relawan Zul Rohmi dan Jilbab Hijau melakukan aksi sosial dengan membagi-bagikan takjil untuk berbuka puasa kepada para pengguna jalan dan masyarakat yang melintas. Kegiatan ini sudah seringkali dilakukan tim relawan baik secara individu maupun berkelompok. (RD/*)

No comments