Breaking News

Dorong Kecintaan Terhadap Buku, PAUD Anak Sholeh Madapangga Gelar Gernas Baku

Sejumlah Orang Tua Murid PAUD Anak Sholeh Madapangga Mengikuti Gernas Baku di PAUD Setempat.

Bima, Berita11.com— Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Anak Sholeh Desa Dena Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima melaksanakan Gerakan Nasional Orang Tua Membacakan Buku (Gernas Baku), Sabtu (5/5/2018). Kegiatan yang dilaksanakan secara sederhana di lembaga setempat merupakan bagian dari kegiatan yang dilaksanakan secara serentak oleh  PAUD  di seluruh Indonesia.

Kepala PAUD Anak Sholeh Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, Ida Nurhaidah SE menjelaskan, sebelum pelaksaksanaan Gernas Baku pada Sabtu (5/5/2018), PAUD setempat setempat menggelar kegiatan rutin parenting. Pada saat kegiatan yang dihadiri orang tua murid itu, juga dibahas program pemerintah dalam mendorong kecintaan terhadap buku yaitu Gernas Baku.

Meskipun pembahasan persiapan Garnas Baku pada 12 April 2018 lalu hanya dihadiri beberapa orang tua murid karena bertepatan masa panen jagung. Namun kegiatan yang dilaksanakan serentak di seluruh daerah di Indonesia itu sukses dilaksanakan PAUD setempat.

“Kami pengelola PAUD pernah memperoleh informasi awal tentang Gernas  ini sejak Februari ketika mendapatkan sosialisasi dari Bunda Netti Herawati,  Ketua Himpunan PAUD  Pusat dan Bunda Dewi Utama Faiyza dari Satgas Gerakan Literasi Sekolah Kemdikbud,” ujar Ida Nurhaidah dalam pers rilisnya yang diterima Redaksi Berita11.com, Ahad (6/5/2018).

Selain orang tua murid, kegiatan Gernas Baku 2018 di PAUD Anak Sholeh Desa Dena Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima juga dihadiri Penilik PAUD dari UPT Dinas Dikbud Kecamatan Madapangga dan Bunda PAUD kecamatan setempat.

Pada kegiatan yang mengusu tema  “Melalui Gernas Baku Kita Wujudkan Anak yang Berahlak Mulia Cerdas Mandiri dan Berintegritas” tersebut diisi kegiatan membacakan buku kepada anak.  

“Selanjutnya dilombakan dengan berhadiah buku serial si Kumbi Aku Anak Jujur  dengan tema penanaman nilai integritas produksi KPK yang kebetulan kami memperoleh dari hasil kerjasama dengan pusat edukasi antikorupsi  ACLC KPK,” ujar Ida.

Dikatakannya, Gernas Baku tidak berhenti pada gerakan serentak yang digelar Sabtu (5/5/2018). Namun akan diimplementasikan ke dalam kurikulum tingkat satuan pendidikan mulai tahun pelajaran 2018/2019 dengan nama gerakan membacakan buku 10 menit atau Garnas Baku 10.


Wanita berkacamata ini menyebutkan, sebelum melaksanakan program Gernas Baku, PAUD Anak Sholeh Desa Dena Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima juga rutin melaksanakan gerakan literasi setiap Jumat.  

“Membacakan buku pada anak, sehingga adanya program Germas Baku ini semakin mengokohkan  program yang telah kami lakukan sebelumnya,” katanya.

Menurutnya, ada beberpa keuntungan dari gerakan literasi sejak usia dini yaitu mempererat hubungan sosial-emosional antara anak dan orang tua, menumbuhkan minat baca anak sejak dini, menanamkan kebiasaan kepada anak cinta akan buku, walau mereka belum bisa membaca.

Selain itu, merangsang rasa ingin tahu anak akan isi cerita sebuah buku yang dibacakan oleh orang tua. Kegiatan literasi juga dapat  menumbuhkan karakter pada anak serta merangsang kecerdasan bahasa  anak serta menambah wawasan anak.

Manfaat positif lainnya mengasah kepekaan dan kemampuan imajinasi anak sehingga merangsang kecerdasan intelektualnya dan menghindarkan anak dari permainan gadget yang sedang berkembang pada dunia anak saat ini.

“Akhirnya saya ingin mengajak seluruh masyarakat, stake holder, orang tua dan para pendidik untuk menyukseskan Gernas Baku agar menguatkan pendidikan karakter anak usia dini,” ungkapnya. [Poris/CR-D]

Baca Juga :

No comments