Breaking News

Hingga April, Disdukcapil Kota Bima Terbitkan 630 Suket

Data Kependudukan Kota Bima. Foto US Berita11.com


Kota Bima, Berita11.com— Hingga April 2018, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bima menerbitkan paling sedikit 630 surat keterangan (Suket) untuk penduduk yang belum mengantungi Kartu Tanda Penduduk Elektronik.

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bima, Siti Marmah menyebut, 630 Suket yang diterbitkan dimulai sejak Februari 2018 sebanyak 125 Suket, Maret (301), April (204). “Sementara bulan Januari kosong dan untuk Suket tahun 2017 lalu kami anggap sudah tidak ada karena sudah diganti dengan KTP elektronik,” ujarnya.

Dijelaskannya, warga yang diberikan Suket merupakan penduduk yang memiliki kebutuhan mendadak atas dokumen kependudukan seperti untuk tamatan SMA yang akan melanjutkan kuliah. Selain itu untuk kebutuhan lain yang bersifat mendadak. “Suket hanya berlaku untuk enam bulan. Namun kami tidak mencatat semua yang sisanya,” katanya.

Baca Juga:



Sementara itu, berdasarkan data dinas setempat, jumlah penduduk Kota Bima hingga per 5 Maret 2018 sebanyak 143.804 jiwa yang terdiri dari 71.298 laki-laki dan 72.505 perempuan. Rinciannya yaitu Kecamatan Rasanae Barat sebanyak 29.596 jiwa, Kecamatan Rasanae Timur (17.351), Kecamatan Asakota (30.033), Kecamatan Raba (36.791), Kecamatan Mpunda (30.033).

Jumlah wajib KTP di Kota Bima hingga per April 2018 yaitu  113.721 jiwa yang terdiri dari 55.691 laki-laki dan 58.030 perempuan. Rinciannya Kecamatan Rasanae Barat  sebanyak 23.376 jiwa, Kecamatan Rasanae Timur  (13.807), Kecamatan Asakota (23.259), Kecamatan Raba (29.356), Kecamatan Mpunda (23.923).

Marmah juga menyebut,  realisasi pencetakan dan pendistribusian KTP elektronik sejak 1 Januari 2018 hingga 13 April 2018 sebanyak 12.400. rinciannya Kecamatan Rasanae Barat  (2.500), Kecamatan Rasanae Timur (1.330), Kecamatan Asakota (2.518), Kecamatan Raba (3.134), Kecamatan Mpunda (2.912). Jumlah perekaman E-KTP di Kota Bima sejak 1 Januari hingga 13 April 2018 sebanyak 4.568 orang, jumlah status Print Ready Record 1.142 orang,  jumlah Status Sent for Enrollment 539.

Marmah juga menyatakan, hingga pertengahan April bahwa dari 5.085 warga yang belum direkam dalam  data induk (data base) sesuai hasil  rekomendasi dari Komisi Pemilihan Umum Kota Bima sudah ditindaklanjuti dengan perekaman sebanyak 4.155 jiwa. [US]

Baca Juga :

No comments