Breaking News

Inflasi April 2018 di Kota Bima Urutan ke-4 di Indonesia

Kepala Badan Pusat Statistik Kota Bima, Djoko Pitoyo Novarudin. Foto Achmad Berita11.com


Kota Bima, Berita11.com— Angka inflasi April 2018 di Kota Bima merupakan urutan ke-4 tertinggi di Indonesia. Angkutan udara dan bawang merah penyumbang terbesar untuk angka inflasi di Kota Bima pada April 2018 lalu, di mana inflasi sebesar 0,80 persen atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 134,23 pada bulan Maret 2018 menjadi 135,30 pada bulan April 2018. 

Badan Pusat Statistik Kota Bima mencatat angkutan udara menyumbang inflasi sebesar 0,3631 persen disusul bawang merah 0,2069 persen, tomat Sayur 0,1458 persen, daging ayam ras 0,0877 persen dan sejumlah komoditi lain.

Kepala Badan Pusat Statistik Kota Bima, Djoko Pitoyo Novarudin menyebut angka inflasi Kota Bima berada di bawah angka inflasi nasional yang tercatat sebesar 0,01 persen.

“Penyebabnya karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan dengan peningkatan indeks pada kelompok bahan makanan sebesar 1,08 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembaku sebesar 0,38 persen dan lain-lain,” katanya.

Menurut Djoko laju  inflasi Kota Bima April 2018 sebesar 0,68 persen lebih tinggi dibandingkan laju inflasi kelender April 207 sebesar 0,46. Sementara itu laju inflasi tahun ke tahun April 2018 sebesar 4,31 persen lebih tinggi dibandingkan dengan laju inflasi tahun ke tahun pada bulan April 2017 sebesar 2,14 persen.

“Kalau sumbangan dari angkutan udara untuk inflasi Kota Bima itu lebih tinggi karena April lalu ada banyak kegiatan di Bima seperti HUT Kota Bima dan kegiatan Festival Pesona Tambora walaupun di Dompu tapi itu juga pengaruhnya di Kota Bima,” katanya.

Djoko menambahkan,  inflasi atau kenaikan harga barang pada April 2018 di Kota Bima yang mencapai 0,80 lebih tinggi bila dibandingkan dengan Kota Mataram, yang hanya mencapai 0,25.

Secara umum Kota Mataram dan Kota Bima merupakan dua wilayah yang menjadi tolok ukur inflasi di Provinsi NTB. Sementara deflasi di Kota Bima pada semester pertama 2018 tercatat terjadi pada Maret sebesar  0,57.

Berdasarkan data BPS, Kota Bima merupakan salah satu daerah di Indonesia yang masuk 5 Kota dengan inflasi tertinggi di Indonesia yaitu Merauke dengan angka inflasi 1,32 dan IHK 138,07, disusul Manado 1,09 dengan IHK 131,65, Pangkal Pinang 1,01 dan IHK 139,31, Bima dengan inflasi 0,80 dan IHK 135,30, Padangsidimpuan 0,76 dan IKH 131,17.

“Besok (Rabu/9/5/2018) bersama Pemerintah Kota yang dikoordinir oleh Asisten II (Perekonomian) akan rapat bersama kita membahas masalah inflasi ini,” ujar Djoko. [US]

Baca Juga :

No comments