Breaking News

MUI Kota Bima Minta Pemerintah Tangani Gepeng secara Tepat

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Kota Bima, Drs TGH M Saleh Ismail. Foto Achmad Berita11.com


Kota Bima, Berita11.com— Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bima meminta pemerintah menyiapkan langkah penanganan anak jalanan, gelandangan dan pengemis (Gepeng) yang tumbuh subur selama bulan suci Ramadan 1439 Hijriah.

Ketua MUI Kota Bima, Drs TGH M Saleh Ismail mengatakan, pemerintah dan pihak-pihak berkaitan perlu menyiapkan langkah tepat dalam menangani Gepeng yang marak muncul selama Ramada. 

“Anak jalanan, gelandangan dan pengemis bermunculan selama bulan suci ini. Itu harus diantisipasi,” katanya di Sekretariat MUI Kota Bima, Kamis (31/5/2018).

Selain meminta penanganan Gepeng secara tepat, MUI Kota Bima juga mengimbau masyarakat Kota Bima untuk terus menumbuhkan toleransi beragama termasuk pada bulan suci Ramadan 1439 Hijriah.

Menurutnya, masyarakat harus bisa mewujudkan daerah Bima yang aman dan tentram. Hal yang harus diingat walaupun heterogen atau berbeda-beda namun harus bisa saling menghargai. Apalagi selama ini Bima direkatkan sebagai zona merah. “Mari kita bersatu untuk menghilangkan paradigma itu agar Bima dikenal karena keramahannya,” katanya.

Ismail juga mengapresiasi upaya-upaya cipta kondisi yang dilakukan aparat Polres Bima dan Satuan Polisi Pamong Praja. Diharapkan, razia penyakit masyarakat dan berbagai gangguan terus dilakukan baik operasi penyitaan Miras, Narkoba, kos-kosan, warung makan maupun petasan maupun knalpot bising terutama selama bulan suci Ramadan 1439 Hijriah.

MUI Kota Bima mengimbau kepada pihak-pihak berkaitan agar menutup tempat hiburan umum seperti kafe, karaoke dan pusat permainan biliar terutama selama bulan suci Ramadan.  “Agar tidak menimbulkan keresahan masyarakat,” katanya. [Achmad]

No comments