Breaking News

Pemkab Bima Dorong Kolaborasi Pemerintah Desa Menuntaskan Kemiskinan

Wakil Bupati Bima Drs H Dahlan M Noer M.Pd Menyampaikan Sambutan saat Lokakarya.


Bima, Berita11.com— Kolaborasi pemerintah daerah dengan pemerintah desa sangat  diperlukan dalam upaya mempercepat upaya penanggulangan kemiskinan di seluruh desa di Kabupaten Bima. Penangannya sesuai peta basis data terpadu yang terfokus pada enam kegiatan.

Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Bima, Drs H Dahlan M Noer, M.Pd saat membuka lokakarya bertajuk Penumbuhan Komitmen Pemerintah Desa unuk Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Perbaikan Layanan Dasar Bagi Masyarakat Miskin dan Rentan yang digelar di Hotel Mutmainnah Kota Bima, Senin (28/5/2018) lalu.

Dahlan menyebut, tujuh fokus kegiatan dalam mempercepat penanggulangan kemiskinan di seluruh desa sesuai peta basis data terpadu yaitu pengembangan Bumdes,  jamban Keluarga, pengembangan perumahan layak huni, kelompok usaha bersama, kawasan rumah pangan lestari, pengelolaan sampah (bank sampah), dan cakupan air bersih.

“Lokakarya ini memiliki maksud yang amat luhur, guna membangun kesepakatan dan keserasian program, kegiatan yang perlu dialokasikan dalam dokumen perencanaan dan penganggaran baik di tingkat kabupaten maupun di tingkat desa sebagai bagian dari kerjasama dalam upaya percepatan penanggulangan kemiskinan,” katanya seperti dikutip Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Bima, Sita Erni.

Dikatakannya, output penting   lokakarya  meningkatnya pemahaman dan komitmen pemerintah desa tentang percepatan penurunan kemiskinan melalui perbaikan layanan dasar bagi masyarakat miskin dan rentan. 

“Selama ini pemerintah telah berupaya agar penanggulangan kemiskinan dapat berjalan sinergis antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat dan masyarakat itu sendiri,” katanya.

Menurut Dahlan, semakin banyak elemen yang terlibat maka akan terdorong merencanakan, melaksanakan, mengendalikan serta melakukan penilaian atas keberhasilan atau  kegagalan program dengan menggunakan mekanisme dan tolok ukur yang sama, sehingga akan lebih mudah dalam pelaksanaan dan target sesuai yang direncanakan bersama.

Kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Bima dengan pemerintah desa dalam upaya percepatan penanggulangan kemiskinan  dilaksanakan di seluruh desa yang ada di Kabupaten Bima dengan prioritas pada desa-desa yang memiliki tingkat kemiskinan paling tinggi sesuai peta basis data terpadu.

“APBDesa yang memiliki ciri-ciri keberpihakan kepada masyarakat, tercermin nyata pada pilihan kegiatan yang menunjukkan harmonisasi dan sinergi berbagai program pemberdayaan masyarakat untuk optimalisasi penggulangan kemiskinan, meningkatkan capaian manfaat bagi masyarakat miskin untuk mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi desa,” katanya.

Selain itu, sanggup  menjawab persoalan pengangguran; mengurangi angka kemiskinan, pemerataan pendapatan masyarakat, meningkatkan indeks pembangunan manusia (HDI).

“Sebagai komitment luhur mewujudkan Bima RAMAH APBDesa mengcover belanja kegiatan pelayanan dasar  yang representatif dari jumlah belanja desa dalam APBDesa,” ujar Dahlan.

Selain 191 kepala desa di Kabupaten Bima,  lokakarya juga diikuti 18 Camat dan 7 OPD berkaitan lingkup Pemerintah Kabupaten Bima. Wakil Bupati Bima, Drs H Dahlan didampingi Kepala DPMDes Kabupaten Bima Drs Sirajudin AP MM, Kepala Bappeda Drs H. Muzakkir M.Sc dan Koordinator  KOMPAK Bima Asrullah. [AN]

No comments