Breaking News

Arus Mudik masih Normal, Lonjakan Penumpang Bus Diperkirakan H+2

Suasana di Terminal Dara Kota Bima. Foto US Berita11.com


Kota Bima, Berita11.com— Hingga H-3 Idul Fitri 1439 Hijriah, jumlah pemudik yang tiba di terminal Dara Kota Bima masih normal. Sejauh ini belum ada lonjakan. Namun peningkatan penumpang diperkirakan Dinas Perhubungan Kota Bima terjadi saat H+2 lebaran atau saat arus balik.

“Sejauh ini belum ada lonjakan. Masih normal sama seperti hari-hari biasa. Namun perkiraan kami akan terjadi lonjakan saat kegiatan arus balik lebaran saat H+2 nanti,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Bima, Ir H Zulkifli, M.Ap, saat dihubungi melalui sambungan telepon selular, Rabu (12/6/2018).

Mantan Kepala Dinas Kehutanan Kota Bima ini menyebut, penyebab masih normalnya jumlah pemudik yang menggunakan transportasi darat menggunakan Bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) maupun bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP) disebabkan karena konsentrasi alat mudik tidak hanya menggunakan bus. Namun sebagian besar masyarakat banyak yang menggunakan kendaraan pribadi. Selain itu menggunakan transportasi udara dan laut.

“Meskipun demikian kami melakukan upaya-upaya antisipasi bila sewaktu-waktu terjadi lonjakan. Kami tetap stand by bersama tim gabungan Polri dan TNI di terminal Dara,” kata Zulkifli.

Walaupun arus mudik menuju Kota Bima maupun keluar daerah masih normal, pemerintah tetap berupaya mengantisipasi potensi lonjakan penumpang. Pemerintah Provinsi NTB menyiapkan dua tambahan armada bus pariwisata untuk mendukung kegiatan mudik dan arus balik menuju Kota Bima maupun sebaliknya.

Dikatakan Zulkifli, Dinas Perhubungan Kota Bima juga tetap menyiapkan langkah-langkah antisipatif terhadap peningkatan mobilitas masyarakat saat puncak lebaran untuk meminimalisasi potensi kecelakan lalu lintas. Dishub Kota Bima menerjunkan paling sedikit empat personil yang bergabung dengan tim gabungan TNI Polri di pos pengamanan ketupat 2018.

“Selain itu kita tempatkan personil di lokasi-lokasi rawan macet. Kita tidak ada pengalihan jalur atau rekayasa lalu lintas. Masih sama seperti hari-hari sebelumnya Cuma petugas kita tempatkan beberapa orang,” ujar mantan Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan ini. [US]

Baca Juga :

No comments