Breaking News

Hingga Juni 2018, Realisasi PAD DPMPTSP Capai Rp1,622 Miliar

Kabid Data Informasi dan Pengaduan DPMPTSP Kabupaten Bima, Atok Kusdiyantoro SE. Foto US.

Bima, Berita11.com— Hingga 4 Juni 2018 realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bima mencapai Rp1.622.252.193 atau 68,3 persen dari total target Rp2.375.105.000.

Berdasarkan data hasil evaluasi pelayanan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu program peningkatan iklim investasi dan realiasasi investasi tahun anggaran 2018 di Kabupaten Bima, jumlah permohonan ijin hingga Juni yaitu 1.200 pemohon, sementara ijin yang diterbitkan 875 lembar dan non perijinan 538 lembar.

Kepala Bidang  Data Informasi dan Pengaduan DPMPTSP Kabupaten Bima, Atok Kusdiyantoro P, SE menjelaskan, dari tahun ke tahun investasi di Kabupaten Bima lebih baik walaupun didominasi usaha mikro. Hal tersebut didukung kemudahan regulasi dari pemerintah daerah.

“Jumlah tersebut belum termasuk ijin yang dikeluarkan oleh kantor camat. Ada peningkatan walaupun bukan untuk skala besar,” ujar Atok di DPMPTSP, Kamis (28/6/2018) lalu.

Menurutnya, memang ada beberapa kendala yang dihadapi pemerintah daerah dalam menghadirkan investor dalam skala besar termasuk di dalamnya faktor keamanan dan citra buruk tentang zona merah yang terlanjur disematkan kepada Kabupaten Bima. Selain itu memang terdapat resistensi dari sebagian kelompok masyarakat.

“Sebenarnya kita punya banyak potensi sumber daya mulai dari gunung hingga laut, ini juga didukung perijinan yang semakin mudah. Tetapi memang ada beberapa kendala,” ujarnya.

Dikatakannya, untuk memudahkan pelayanan perijinan, DPMPTSP telah lama meluncurkan aplikasi online bagi pemohon ijin walaupun hingga kini belum ada satupun yang memanfaatkannya. 

“Sebenarnya kita sudah sosialisasi dan turun ke wilayah-wilayah tapi sampai hari ini belum ada yang memanfaatkannya,” katanya. [US]

No comments