Breaking News

Kader Sebut Partai Utamakan Eksternal, ini Klarifikasi Ketua PAN Kabupaten Bima

Ilustrasi. Ist


Bima, Berita11.com— Sejumlah kader Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bima menyebut bahwa Parpol mereka lebih mengutamakan figur eksternal di luar partai dalam proses pengajuan bakal calon legislatif. Bahkan dicurigai adanya transaksi mahar politik.

Salah satu kader PAN Kabupaten Bima menyebut, beberapa Bacaleg terancam dicoret dari daftar yang diajukan ke KPU. “Kami kader yang sudah lama hendak dicoret dan diutamakan orang baru dari luar partai. Padahal selama ini kami sudah berjuang untuk membesarkan partai,” sebut salah satu kader PAN di Woha, Senin (23/7/2018).

Menurutnya, pada tataran unsur pimpinan di DPD memang memberikan kesempatan yang luas untuk kader. Hanya saja ada ada beberapa pihak dalam internal partai yang mencoba menekel beberapa kader untuk kepentigannya. Sedikitnya ada dua figur baru di luar kader yang diajukan Parpol saat pengajuan Bacaleg.

Lalu bagaimana tanggapan pimpinan PAN Kabupaten Bima berkaitan masalah tersebut? Ketua PAN Kabupaten Bima, Muhammad Aminurllah SE yang dihubungi melalui Ponsel membantah jika Parpol berlambang matahari putih tersebut mengutamakan figur dari luar partai.

Dijelaskan, kebijakan Parpol mengakomodir figur di luar kader merupakan upaya mendongkrak peluang untuk mendapatkan alokasi kursi di legislatif.

“Yang pertama dalam partai ini bagaimana mendapatkan kursi banyak, ada di eksternal dan internal. Kalau di internal kita bisa mendapatkan kursi yang banyak tentu di internal. Makanya keputusan di pusat itu tokoh masyarakat, tokoh pemuda yang punya kans banyak, punya suara banyak itu harus diakomodir,” katanya.

Menurutnya, dari seluruh daerah pemilihan di Kabupaten Bima, hanya satu figur baru dari luar kader yang diajukan sebagai Bacaleg 2019. “Tak banyak eksternal yang masuk hanya satu orang. Kata siapa banyak dari eksternal, hanya satu orang dari semua Dapil,” kata pria yang akrab disapa Maman ini.

Maman juga membantah ada politik transaksional maupun mahar dalam pengajuan Bacaleg sehingga memuluskan figur baru di luar kader PAN. 

“Yang jelas untuk kader kami akan melihat juga. Bagaimana ideologinya membantu partai. Tentu harus membawa suara banyak kan begitu. Kalau yang terkait mahar ndak ada. Saya ndak mau yang begitu-begitu,” tandasnya. [US]


No comments