Breaking News

Kapan Penetapan Pemenang Pilkada Kota Bima? ini Penjelasan KPU

Komisioner KPU Kota Bima, Tamrin SH. Foto US Berita11.com

Kota Bima, Berita11.com— Meskipun hasil penghitungan perolehan suara Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima sudah ditetapkan dalam berita acara, namun hingga kini Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih, pemenang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2018 di Kota Bima belum ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Apa penyebabnya?

Komisioner KPU Kota Bima, Tamrin SH menjelaskan, hingga kini KPU setempat masih menunggu surat dari Mahkamah Konstitusi (MK) yang menjelaskan tentang ada atau tidaknya perkara perselisihan hasil pemilihan (PHP).

“Dalam Peraturan KPU Nomor 2 Tahun 2018 Tentang Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota tidak disebutkan tanggal kapan penetapan. Kita menyerahkan sepenuhnya kepada MK,” katanya.

Dijelaskannya, penetapan pemenang Pilkada atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih masih menunggu surat dari Mahkamah Konstitusi dengan merujuk Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK). Bagi daerah yang ada perselisihan hasil pemilihan akan dilanjutkan proses perkara dan akan diregistrasi dalam BRPK.

“Kapan itu MK akan melakukan registrasi PHP dalam BRPK, itu kita belum tahu karena di sana  tidak disebutkan tanggal kapan.itu Kita menyerahkan sepenuhnya kepada MK, kalau penetapan perolehan suaran kemarin sudah 4-6 Juli, penetapan tingkat provinsi juga sudah 7-9 Juli. Tidak disebutkan penetapan calon terpilih itu kapan, hanya di sana dalam PKPU Nomor 2 Tahun 2018, dilihat dari BRPK,” katanya di KPU Kota Bima di Jalan Gajah Mada, kemarin.

Dikatakan mantan wartawan ini, jika sudah menerima surat dari Mahkamah Konstitusi yang menjelaskan bahwa tidak ada perkara berkaitan dengan perselisihan hasil pemilihan di Kota Bima, maka KPU Kota Bima akan menetapkan pemenang Pilkada  tiga hari pasca menerima surat dari MK.

“Bagi yang tidak ada perselisihan hasil, tiga hari setelah MK mengeluarkan surat keterangan tidak ada PHP maka akan ditetapkan,” ujar Tamrin.

Tamrin menambahkan, sesuai jadwal dan tahapan yang sudah berlalu, kemungkinan di Kota Bima tidak terdapat perkara perselisihan hasil pemilihan. “Karena waktunya sudah berlalu untuk itu,” katanya.

Seperti diketahui, penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima oleh KPU Kota Bima menjadi pertanyaan sejumlah warga. karena sebelumnya penyelenggara baru menetapkan hasil penghitungan perolehan suara. [US]

No comments