Breaking News

Laporan BPBD: Dampak Gempa Lombok 10 Orang Tewas dan Ribuan Rumah Rusak

Proves Evakuasi Korban Gempa Lombok Timur, Minggu (29/7/2018). Foto Ist


Mataram, Berita11.com— Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB melaporkan sedikitnya 10 orang tewas dan ribuan rumah rusak akibat gempa tektonik yang berpusat di Barat Laut Lombok Timur, Minggu (29/7/2018) pagi.

Sesuai laporan yang ditandatangani Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTB, Ir H Mohammad Rum, MT kepada Gubernur NTB, dampak gempa tektonik Minggu pagi menyebabkan dua warga di Lombok Utara meninggal dunia. Selain itu, korban luka-luka lebih dari 100 orang, akses jembatan dari arah Sambelia menuju Desa Beburung Sembalun terputus. Sementara itu lebih dari 1.000 rumah rusak ringan hingga rusak berat.

Berdasarkan hasil pendataan BPBD Provinsi NTB juga, jumlah korban jiwa akibat gempa tektonik di Lombok Timur sebanyak delapan orang dan lebih dari 100 orang luka-luka. Sementara jumlah rumah yang rusak lebih dari 1.000. guncangan gempa tektonik juga menyebabkan dua rumah penduduk di Lombok Barat rusak berat.

Kepala BPBD Provinsi NTB, Ir H Mohammad Rum, MT melaporkan pihaknya telah melaksanakan koordinasi dengan BPBD Lombok Timur, BPBD Kabupaten Lombok Utara, BPBD Lombok Tengah dan Kabupaten Lombok Barat.

Selain melaksanakan monitor dampak dan langkah penanganan pasca kejadian, BPBD 
Provinsi NTB juga mengirim tim kaji cepat memperkuat posko penanganan bencana gempa Lombok Timur dan Lombok Utara. Melaksanakan assessment dampak kerusakan dan kerugian serta  mobilisasi peralatan dan logistik.

Sejumlah peralatan dan logistik yang telah disalurkan BPBD Provinsi NTB yaitu 275 dus mie instan, 275 dus air mineral, 2 unit tenda pengungsi. Sementara kebutuhan mendesak yang telah didata BPBD yaitu tenaga medis, tandu dan peralatan kesehatan.

Sebelumnya,  gempa dengan kekuatan 6,4 SR mengguncang wilayah Lombok, Bali dan Sumbawa pada Minggu (29/7/2018) pukul 05.47 WIB. Gempa susulan berlangsung beberapakali. Hingga pukul 09.20 WIB, BMKG mencatat telah terjadi 66 kali gempa susulan.

Dampak Gempa Lombok Timur, Salah Satu Bangunan Ambruk. Foto Ist

Gempanya dengan kekuatan yang lebih kecil dan tidak berpotensi tsunami. Ini adalah hal yang alamiah dimana setelah terjadi gempa besar, akan diikuti oleh gempa-gempa susulan yang lebih kecil dalam rangka mencari keseimbangan sistem lempeng atau sesar yang ada.

Pasca gempa sejumlah petugas BPBD Provinsi NTB bersama TNI, Polri, Basarnas, SKPD, PMI, Tagana serta relawan melaksanakan penanganan darurat.

Salah satu dari korban meninggal dunia di Lombok Timur merupakan warga negara Malaysia atas nama Isma Wida (30 tahun). guncangan gempa tektonik Lombok Timur juga menyebabkan longsor kuat dari Gunung Rinjani. [US/Achmad/ RD]

No comments