Breaking News

Massa Gema Pilkada Jurdil Geruduk Kantor KPU Kota Bima


Massa Hendak Merangsek ke Dalam Kantor KPU Kota Bima di Jalan Gajah Mada, Senin (27/2/2018) Siang.

Kota Bima, Berita11.com— Massa yang mengatasnamakan diri Gerakan Masyarakat Pemilihan Kepala Daerah Jujur dan Adil (GEMA Pilkada Jurdil) melakukan orasi di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bima di Jalan Gajah Mada Kelurahan Penatoi Kota Bima, Senin (2/7/2018) siang. Massa menyorot pelaksanaan Pilkada Kota Bima karena menurut mereka diwarnai kecurangan.

Aksi massa dikawal aparat gabungan Polri, Brimob dan anggota Kodim 1608/ Bima. aksi massa yang terkonsentrasi di depan kantor KPU praktis mengganggu lalu lintas di Jalan Soekarno-Hatta yang datang dari arah barat menuju timur atau sebaliknya.

Dalam orasinya, massa yang dipimpin Gufran Hanuar menyampaikan sejumlah poin tuntutan, terutama sorotan terhadap penyelenggara Pemilu.

Gufran menuding bahwa pelaksanaan Pilkada KotaBima tidak dapat menghasilkan Pemilu yang jujur, adil serta transparan. “Sehingga membuat demokrasi terciderai,” katanya.
Gufran membeberkan sejumlah persoalan dalam Pilkada Kota Bima yaitu masalah C6 yang tidak diberikan atau ditarik kembali sehingga sebagian warga tidak dapat mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Akumulasinya terdapat 30 persen warga yang tidak memberikan hak suara.

Masalah lain yaitu, adanya kotak suara yang dibongkar paksa tanpa disaksikan oleh saksi Paslon dan anggota Panwaslu. Selain itu banyak kotak suara yang telah sampai di PPK dalam kondisi segel dan stiker penutup dalam kondisi rusak.

“Ada juga dokumen Pilgub dalam kotak suara Pilkada Kota Bima. padahal kotak suara Pilgub juga tersedia secara tersendiri,” katanya.

Aksi massa berlangsung hingga menjelang pukul 12.00 Wita. Sejak pagi pukul 07.00 Wita aparat Polri yang dipimpin Kabag Ops Polres Bima Kota dan Kapolres Bima Kota, AKBP Ida Bagus Winarta dan aparat TNI yang dipimpin Dandim 1608/ Bima, Letkol Bambang Eka Kurnia siaga di lokasi mengamankan KPU Kota Bima.


Sementara itu, pihak KPU Kota Bima masih dikonfirmasi berkaitan sejumlah tudingan massa mengenai dugaan kecurangan saat kegiatan pungut dan penghitungan suara di tingkat TPS dan PPK.

Sebelumnya, Ketua Panwaslu Kota Bima, Sukarman SH menyilakan pihak-pihak yang keberatan untuk mengajukan gugatan atau PHPU.[MR/US]

No comments