Breaking News

Momentum HUT, Pemkab Bima Serahkan Penghargaan kepada Enam Koperasi

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Bima, Ir H Nurdin Menyerahkan Penghargaan untuk Koperasi.


Bima, Berita11.com— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima menyerahkan penghargaan kepada enam koperasi yang dianggap sehat dan berkualitas membantu pemerintah dalam mewujudkan pemerataan perekonomian dan menghapus kesenjangna ekonomi.
Penyerahan penghargaan kepada enam koperasi tersebut bertepatan dengan hari ulang tahun ke-71 Koperasi Indonesia. Upacara HUT koperasi di Kabupaten Bima dilaksanakan di Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bima, Jalan Ksatria, Kamis (12/7/2018).
Sejumlah koperasi yang menerima trofi dan piagam penghargaan dari Pemkab Bima yaitu kategori Koperasi Sehat  diraih Koperasi Pelita Karya Disnakertrans Kabupaten Bima, disusul Koperasi Setia Kawan Guru–Guru Kecamatan Palibelo dan KPRI Citra Guru–Guru SMPN  1 Madapangga. Sementara Koperasi Berkualitas diraih KPRI Fajar Desa Rato Kecamatan Lambu, disusul  KPRI Tri Bhakti Guru – Guru Pendidikan Agama Islam Kecamatan Bolo, dan KPRI Teratai Pemerintah Kabupaten Bima.
Assisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bima Ir. H.Nurdin mengatakan, HUT Koperasi yang diperingati setiap 12 Juli  merupakan momentum mengingat kembali sejarah perkembangan koperasi yang telah banyak berperan memberikan sumbangsih dalam upaya pemeliharaan pemerataan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan, guna memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menurutnya, hal itu  penting karena merupakan tekad pemerintah untuk melakukan pemerataan perekonomian dan  menghapus kesenjangan ekonomi yang harus didukung oleh semua pihak.

“Karena upaya melakukan pemerataan perekonomian bukanlah hanya tugas dan tanggung jawab pemerintah semata, melainkan tugas dan tanggung jawab seluruh rakyat Indonesia,” katanya mengutip sambutan Bupti Bima untuk upacara HUT ke-71 Koperasi Indonesia tahun 2018.  

Nurdin mengatakan, 71 tahun merupakan momentum yang bersejarah bagi gerakan pertumbuhan ekonomi  di Indonesia dan di dunia, yang mana pertumbuhan ekonomi Indonesia semakin baik dengan telah menciptakan banyak peluang ekonomi koperasi Indonesia serta melakukan gerakan revitalisasi koperasi. 

“Dengan adanya gerakan ini merupakan salah satu program utama pemerintah untuk menunjang perekonomian Indonesia menuju masyarakat yang makmur dan sejahtera dan PBB telah mencanangkan mulai tahun 2012 sebagai tahun koperasi dunia,” katanya seperti dikutip Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Bima, Sita Erna.

Disampaikannya, bahwa memasuki tahun ke–4 , RPJM 2014– 2019, Koperasi Indonsia telah mencapai 212.135 unit koperasi, sedangkan yang aktif sebanyak 150.223 dan yang tidak aktif sebanyak 62.000 koperasi, dengan jumlah anggota mencapai 33.687.414 orang. Peningkatan jumlah koperasi ini didukung oleh program gerakan masyarakat sadar koperasi dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah yang bekerja sama dengan Dekopin.

Namun disadari bahwa masih terdapat banyak koperasi yang tidak aktif. Untuk itu melalui gerakan masyarakat sadar koperasi dapat mendorong agar koperasi–koperasi yang tidak aktif tersebut dapat kembali aktif dalam rangka menggapai kemakmuran para pengurus dan anggotanya.

Mantan Kadis Pertanian itu berharap, melalui momentum Hari Koperasi dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia, kelembagaan dan usaha serta kemudahan sebuah koperasi dalam mengakses perijinan dan permodalan melalui pelayanan yang cepat,mudah dan murah dengan membangun semangat kebangsaan dan kegotong royongan sebagai salah satu spirit pemberdayaan koperasi secara integral dari seluruh komponen bangsa. 

Sementara Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bima Drs. Doddy Soewandy menyampaikan bahwa dengan memasuki usia yang ke–71 ini, dalam rangka menunjukkan besarnya perhatian dan merupakan semangat baru yang akan menambah daya juang bagi seluruh insan seluruh pegiat koperasi yang hadir dan dinilai penting karena merupakan tekad pemerintah untuk melakukan pemerataan perekonomian dan menghapus kesenjangan ekonomi yang harus didukung oleh semua pihak.

Dikatakannya, upaya melakukan pemerataan perekonomian bukanlah hanya tugas dan tanggung jawab pemerintah semata, melainkan tugas dan tanggung jawab seluruh rakyat Indonesia. Hal ini sangat sesuai dengan tujuan Negara yang diatur dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 pada alinea keempat yaitu memajukan kesejahteraan umum dan mengamalkan sila ke lima Pancasila.

“Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Maka dari itu dengan memasuki usia koperasi yang ke-71 tahun ini,  ke depanya koperasi dapat memberikan manfaat bagi anggota dan masyarakat sekitarnya sekaligus keberadaan koperasi koperasi ini bisa memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan Produk Domestik Bruto, kewirausahaan dan bisnis e-commerce,” ujarnya. [AN]

Baca Juga :

No comments