Breaking News

Panen tidak Maksimal, ini Harapan Petani Tambak di Dompu Terhadap Bupati HBY

Ilustrasi Petani Tambak. Foto Dompu Bicara



Dompu, Berita11.com— Sejumlah petani tambak yang menggarap 1.000 hektar lahan di So La Nona Desa Mumbu Kecamatan Woja Kabupaten Dompu mengeluh. Masalahnya sudah hampir 10 tahun mereka tidak pernah menikmati panen yang maksimal.

Sejumlah petani ini pun mengharapkan Bupati Dompu, Drs H Bambang M Yasin (HBY) memerhatikan nasib mereka. Paling tidak membantu penyiapan alat berat untuk menggali tambak.

“Sudah 10 tahun kami tidak bisa menikmati hasil panen. Berbagai upaya sudah kami lakukan tetapi tidak maksmial. Satu-satunya harapan ada perhatian pemerintah daerah. Mudah-mudahan bapak bupati berkenan membantu kami,” ungkap Abdul Gafur, petani tambak di Desa Mumbu Kecamatan Woja, Rabu (18/7/2018).

Menurut Abdul Gafur, sebenarnya ada salahs satu lembaga swadaya masyarakat yang mencoba membantu masyarakat setempat dengan menyiapkan alat berat. Hanya saja belum maksimal karena terbatasnya kamampuan penyiapan anggaran pendukung.

“Pekerjaan sudah hampir 50 persen yang dimulai sejak 29 Juni. Tapi ada beberapa kendala. Harapan terakhir kami adalah pemerintah daerah,” ungkapnya di Dompu.

Hal yang sama juga diungkapkan petani tambak lainnya, Usman. Dia berharap Bupati Dompu berkenan membantu perbaikan infrastruktur usaha petani setempat dengan mendukung aktivitas penggalian tambak.

Aktivis LSM Merah Putih Nasional, Agus mengaku prihatin terhadap nasib petani tambak di Desa Mumbu Kabupaten Dompu. Dia berharap pemerintah daerah memerhatikan nasib petani tambak. Walaupun secara umum, arah pengembangan potensi perekonomi di Dana Nggahi Rawi Pahu terfokus pada pengembangan komoditi jagung. [CR-D]

No comments