Breaking News

Pemkab Bima Bangun Masjid Agung Ratusan Miliar di Woha

Map Lokasi Rencana Pembangunan Masjid Agung Bima di Desa Dadibou Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

Bima, Berita11.com— Meskipun tak banyak proyek fisik baru kategori besar yang diwujudkan dua tahun terakhir di Kabupaten Bima seperti di Kota Bima, namun pemerintahan Bupati Hj Indah Dhamayanti Putri dan Wakil Bupati H Dahlan M Noer tampaknya serius mewujudkan masyarakat religius seperti yang tertuang dalam konsep pembangunan dan visi misi BIMA RAMAH.  Saat ini Pemerintah Kabupaten Bima menyiapkan pembangunan Masjid Agung Bima di Dusun Godo Desa Dadibou Kecamatan Woha.

Sesuai kerangka acuan kegiatan (KAK) penataan bangunan gedung dan lingkungan pekerjaan sayembara desain Masjid Agung Bima yang ditandatangani Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Bima, H Hairuddin ST, MT, pembangunan Masjid Agung Bima diperkirakan akan menyedot anggaran maksimal Rp100 miliar dengan proyeksi daya tampung 10.000 jemaah.

Masih sesuai KAK, masjid agung tersebut akan dibangun di atas lahan 40.0000 meter persegi di Jalan Lintas Nasional kompleks Pemkab Bima atau tepatnya di depan kompleks kantor Bupati Bima. luas lahan  tersebut termasuk area parkir dan bangunan penunjang lain.

Langkah awal pemerintah daerah mewujudkan pembangunan Masjid Agung Bima yaitu melaksanakan sayembara desain masjid agung yang terbuka untuk masyarakat umum, kelompok, perusahaan konstruksi, dan mahasiswa arsitektur seluruh Indonesia. Panitia menyediakan hadiah yang fantastis dengan total Rp110 juta.

Sesuai penjelasan panitia, sayembara konsep desain berupa gagasan dan ide kreatif akan menjadi acuan dalam pembuatan Detail Engineering Design (DED) Masjid Agung Bima. Ide kreatif perancangan Masjid Agung Bima juga meliputi estimasi biaya untuk konstruksi yang digunakan baik bangunan dan lansekap.

Sementara itu, tim penilai sayembara konsep desain yaitu H Lalu Wirahman Wiradarma ST M. Si, (Ketua Asosiasi  Tenaga Ahli Kontruksi Indonesia),  Ir H Eko Triharjono, IAI (Ketua Ikatan Arsitektur Indonesia NTB),  KH Abdurrahman Haris MA (Ketua MUI Kabupaten Bima), Hj Ferra Amalia SE MM (Ketua Majelis Adat Mbojo), Jauhar Fajrin, ST, M.Sc (Eng), Ph.D (Ketua Jurusan Teknik Sipil Universitas Mataram), Drs H Abdul Muis, M.Kes (Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Bima), dan Aries Munandar ST MT (Birokrat Kabupaten Bima).

Berdarkan jadwal yang diumumkan panitia, pembukaan dokumen sayembara  mulai 14 September 2018, penjurian tahap 1, Senin 17 September 2018, pengumuman tiga nominator 1 Oktober 2018, penjurian tahap  2, Jumat-Minggu 19-21 Oktober 2018, pengumuman  pemenang sayembara, 22 Oktober 2018. [AN]

No comments