Breaking News

Qurais Ajak Masyarakat Kawal Janji Pemimpin Baru

Wali Kota Bima H Qurais H Abidin Menyampaikan Sambutan saat Silaturahmi dan Cipkon 2018. Foto MR

Kota Bima, Berita11.com— Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Bima menggelar silaturahmi sekaligus cipta kondisi keamanan dan ketertiban pasca pelaksanaan Pilkada serentak 27 Juni 2018 lalu sukses terlaksana dengan aman. Pada Momentum tersebut dimanfaatkan Wali Kota Bima untuk menyampaikan sejumlah catatan. Salah satunya mengajak masyarakat mengawal janji pemimpin baru.

“Yang kalah sabar dan mari kita awal janji-janjiya karena janji inilah yang membuat masyarakat memilihnya. Bukan sekedar slogan, kita kawal sesuai aturan.Saya senang Lutfi Feri menyelesaikan mesjid raya,” kata Wali Kota Bima, H Qurais H Abidin di depan ratusan peserta silaturahim dan cipta kondisi keamanan ketertiban yang digelar di Markas Kodim 1608/ Bima, Senin (9/7/2018).

Wali Kota Bima dua periode yang disebut-sebut bakal mencalonkan diri menuju gedung Senayan ini mengakui selama periode kepemimpinannya  gagal menyelesaikan masalah lahan antara masyarakat dengan Pelindo.

Sesuai hasil penghitungan di TPS, rekapitulasi dan penetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU), maka pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima sudah dipastikan sebagai pemenang. Untuk itu, semua pihak diharapkan menerima hasil Pilkada.

“Yang kalah sabar dan mari kita awal janji-janjiya karena janji inilah yang membuat masyarakat memilihnya, bukan sekadar slogan, kita kawal sesuai aturan. Mudah-mudahan ini bisa dilakukan Lutfi Feri. Mari kita dukung semuanya karena tujuan Pilkada menyejahterakan rakyat,” katanya.

Qurais berharap penyiapan 10.000 lapangan kerja dan ambulan akan mampu direalisasikan pemimpin baru di Kota Bima, H Muhammad Lutfi dan Feri Sofyan SH. “Dalam waktu dekat kita akan mendapatkan hibah 300 juta dari Jepang, saya sudah menandatangani. Begitu juga dengan hibah dari Australia,” katanya.

Qurais menyebut, selama  memimpin Kota Bima sudah memperbaiki infrastruktur jalan hingga  Ndano Nae. Selain itu, mewujudkan program  di wilayah selatan. Untuk itu, semua pihak diharapkan bisa selalu mewujudkan keamanan.

“Kepemimpinan saya sebagai wali kota berakhir pada tanggal 24  Juli. Selanjutnya saya akan duduk seperti masyarakat biasa. Yang miskin jangan terlalu menghina diri, yang kaya jangan sombong. Saya tidak bisa selesaikan semua yang saya selesaikan 167 mililar untuk membangun rumah untuk korban banjir.  69 juta per satu unit rumah dan tanahnya disediakan pemerintah. Kalau dikontrakan kepada kontraktor pasti tidak mau,” ujar Qurais.

Mantan Wakil Wali Kota Bima ini juga meminta maaf jika selama memimpin Kota Bima terdapat beberapa kekeliruan. “Saya berterima kasih kepada elemen masyarakt yang telah menciptakan Pilkada dengan baik dan aman. Mari kita bantu pada saat pelantikan calon terpilih, kita jaga kebersamaan,” ajaknya. [MR]

No comments