Breaking News

Tim STKIP Taman Siswa Bima Teliti Geopark Tambora

Tim Peneliti Geohomestay Geopark Tambora STKIP Taman Siswa Bima.


Bima, Berita11.com— Pengembangan Geopark Tambora Sebagai aset Nasional mendapat perhatian dari berbagai pihak antara lain Bappeda NTB yang menfasilitasi Penelitian Kajian GeoHomestay Geopark Tambora.

Kajian Geohomestay Geopark Tambora  bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan GeoHomestay berbasis Geopark yang berada di kawasan Geopark Tambora.
Senin (9/7/2018), STKIP Taman Siswa memaparkan hasil penelitian  kerjasama dengan Bappeda NTB yang berjudul: Kajian Geohomestay Geopark Tambora. Tim peneliti diketuai  Zulharman, S.Hut, M.Ling, dan anggota Dr. Ibnu Khaldun, M.Si, Roni Irawan, M.Pd, Raani Wahyuni, ST, MT, M.Sc dan Gunawan Syarif, ST. Penelitian ini dilaksanakan dengan anggaran yang berasal dari Bappeda NTB triwulan kedua.

Selain  STKIP Taman Siswa, yang juga dipercaya melakukan penelitian adalah Universitas Mataram dan Universitas Muhammadiyah Mataram yang masing masing meneliti tentang Kajian Kelembagaan Kawasan Geopark Rinjani dan Kajian Pengembangan Ekonomi Lokal Masyarakat di Lingkar Rinjani.

Berdasarkan hasil kajian yang dilakukan bahwa di lingkar Gunung Tambora terdapat 10 geosite yang memiliki daya tarik wisata dan kekhasan sendiri. Dari 10 geosite tersebut, di rekomendasikan ada 7 kawasan sebaran geohomestay yaitu Kawasan Doro Peti dan sekitarnya, Kawasan Doro Ncanga, Kawasan Calabai, Kawasan Pulau Satonda, Kawasan Pancasila, Kawasan Kawinda Toi dan Kawasan Piong  Sanggar.  Homestay yang dikembangkan harus berbasis masyarakat sehingga homestay tersebut memakai rumah-rumah penduduk yang tersebar pada 7 kawasan geohomestay tersebut. Tujuh kawasan geohomestay tersebut telah dikaji aksesnya terhadap lokasi wisata, akesnya terhadap jalan raya dan listrik memenuhi syarat untuk dikembangkan sebagai kawasan geohomestay.


Rekomendasi penelitian ini adalah ke depan diharapkan dilaksanakan upaya pemberdayaan dan pelatihan terhadap masyarakat di kawasan lingkar Tambora sehingga tersedia SDM yang siap untuk mengelola geohomestay dan siap menjadi bagian dari pengelola kawasan wisata di Geopark Tambora. Selain itu harus ada upaya revitalisasi terhadap masyarakat lokal yang ada sebagai daya tarik wisata.

Hadir dalam acara seminar ini adalah Pejabat Bappeda NTB, Universitas Mataram, Univerisitas Muhammadiyah Mataram, Dinas Pariwisata NTB, Manajer Geopark Tambora dan Rinjani, Mata Garuda NTB, Dinas Peternakan NTB, Dinas Perindustrian NTB dan LIPI NTB. [US]

No comments