Breaking News

BPN tak Kunjung Terbitkan SK PPAT, 80 Berkas Pemohon Sertifikat Mengantri di Meja Camat Woha

Aksi Warga Memprotes Lahan Makam Disertifikat Sepihak. Ilustrasi/ Foto Berita11.com


Bima, Berita11.com Sedikitnya ada 80 berkas permohonan sertifikat tanah milik masyarakat yang mengantri di meja Camat Woha. Penyebab masalah tersebut karena Agraria Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Bima tak kunjung menerbitkan SK Camat sebagai Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).
Camat Woha Kabupaten Bima, Irfan DJ SH menyebut, sudah lebih dari lima bulan pihaknya dilantik pemerintah daerah sebagai PPAT. Namun hingga kini laporan dan usulan SK PPAT yang disampaikan kepada ATR/BPN tak kunjung direspon.

Baca Juga:

“Kami sangat heran dengan pihak BPN untuk menerbitkan selembar PPAT membutuhkan waktu yang sangat lama. Kami sudah koordinasi dan kami sudah lama dilantik sebagai PPAD oleh pemerintah daerah,” ujar Irfan di kantor Camat Woha, Rabu (15/8/2018).
Menurut mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini, sangat aneh jika ATR/BPN enggan menerbitkan SK PPAT untuk petugas dari pemerintah. Akibat masalah ini ada 80 berkas permohonan sertifikat masyarakat yang tidak bisa terurus.

Baca Juga:

“Kami heran kenapa bisa berbulan-bulan dan belum juga diterbitkan SK itu. Sementara kalau di pemerintah daerah untuk terbitnya sebuah SK hanya sehari. Ini sudah lima bulan. Kami tidak enak dan kasihan masyarakat yang mengurus akta tanah,” katanya.
Irfan mengatakan, meskipun ada petugas PPAT lain di luar pemerintah. Namun keberadaan PPAT dari camat sangat dibutuhkan masyarakat Kecamatan Woha. Apalagi di tengah tingginya transaksi jual beli tanah di ibukota Kabupaten Bima saat ini. Selain Kecamatan Woha, hal yang sama juga dialami PPAT Kecamatan Palibelo.

Baca Juga:

 “Kami ditagih terus oleh masyarakat yang tidak enak masyarakat yang terus datang menanyakan perihal berkas mereka. Sementara masyarakat mempercayakan kepada kami walaupun ada PPAT di luar pemerintah,” katanya.

Bagaimana jawaban ATR/BPN Kabupaten Bima soal masalah tersebut?  Kepala ATR/BPN Kabupaten Bima yang hendak dikonfirmasi di kantor setempat tidak berada di tempat. Petugas kantor setempat menginformasikan bahwa pejabat tersebut sedang berada di luar daerah. [US/AD]

No comments