Breaking News

IKATEK UNHAS-HIMPUNI Kembali Aksi Solidaritas untuk Korban Gempa Lombok

Ketua IKATEK UNHAS Bali Nusa Tenggara, Hadi Santoso ST MM.


Kota Bima, Berita11.com— Menyikapi bencana gempa tektonik  7,0  Skala Richter yang mengguncang Pulau Lombok, Minggu (5/08/2018) malam. Ikatan Alumni Teknik Universitas Hasanuddin (IKATEK UNHAS) didukung oleh IKA UNHAS dan himpunan Organisasi Alumni Perguruan Tinggi Negeri (HIMPUNI) kembali melakukan aksi solidaritas.

Sejak Senin (6/8/2018) pagi, melalui saluran media sosial WA group DPP IKATEK UNHAS, telah menginisiasi penggalangan dana. Hingga pukul 12.00 Wita,  telah terkumpul dana lebih dari Rp11 juta yang merupakan bantuan alumni Unhas dari berbagai daerah.

Seperti diketahui sebelumnya, gempa tektonik 7,0 Skala Ritcher yang mengguncang Pulau Lombok dan sekitarnya  menimbulkan korban jiwa 82 orang, ratusan luka-luka, serta ribuan rumah rusak parah.

“Mari salurkan bantuan gempa lombok pada rekening atas nama IKATEK UNHAS Bali Nusa Tenggara, Nomor rekening Bank Mandiri : 1610003830945,” tulis Ir Sapri Pamulu, Ph.D, salah seorang unsur Pimpinan DPP IKATEK UNHAS, IKA UNHAS, dan HIMPUNI di WA Group.

Sementara itu, Ketua DPW IKATEK UNHAS BALI-NUSRA, Hadi Santoso,  ST, MM,  menindaklanjuti semangat solidaritas Pengurus Pusat tersebut dengan mengkoordinasi  pengurus wilayahnya. Karena hal itu sudah biasa dilakukan oleh IKA TEKNIK UNHAS selama ini.

“Pada bencana banjir bandang Kota Bima tahun 2016 silam, DPP IKA Teknik UNHAS menyurkan bantuan lebih dari Rp200 juta. Kita distribusi langsung ke rumah-rumah warga. Begitu juga saat terjadi berbagai di tempat lain. Seperti di Aceh, dan lain-lain,” ujar Ketua Umum DPW IKATEK UNHAS Bali-Nusra, Hadi Santoso, ST, MM.

Meskipun penggalangan dana oleh IKA Teknis UNHAS hanya menggunakan Group WA. Namun cukup efektif. Buktinya, total bantuan yang terkumpul selama ini cukup besar. Hal itu menurut Hadi,  dikarenanakan "doktrin" kebersamaan dan solidaritas yang ditanamakan selama di kampus UNHAS yang begitu kuat.

“Kami dan hampir semua kampus mendidik mahasiswanya untuk selalu saling menjaga, mencintai, dan peduli pada sesama. Tanpa memandang ras,  suku dan agama  sehingga ketika ada yang kesusahan, spontanitas akan ada gerakan solidaritas,” imbuh Hadi.

Rencananya, distribusi bantuan akan segera dilakukan dalam tak lama lagi dengan berkolaboarsi  IKA Unram. Pihaknya tetap membuka diri terhadap berbagai pihak yang ingin turut berkolaborasi.

“Biasanya, di akhir penggalangan dana dan distribusi bantuan, kami berkolaborasi dengan pihak lain. Termasuk BPBD Provinsi NTB, TNI/POLRI, dan lain-lain. Kami ini kan hanya penyelenggara teknis saja. Partisipannya bisa dari manapun,” tutup Hadi. [AN]

No comments