Breaking News

Miliki Enam Klip Sabu, Pasutri Penghuni Kos di Melayu Ditangkap Polisi

Pasangan Suami Istri Pemilik Enam Klip Sabu yang Diamankan Polisi dari Kos-Kosan di Melayu Kota Bima.


Kota Bima, Berita11.com— Polisi menangkap BH (49 tahun) dan NF (31 tahun), pasangan suami istri (Pasutri) penghuni kos-kosan di RT 02/01 Kelurahan Melayu Kecamatan Asakota Kota Bima karena memiliki narkotika jenis sabu, Rabu (1/8/2018) siang.

Kapolres Bima Kota, AKBP I Made Bagus Winarta mengungkapkan penangkapan Pasutri yang telah lama diintai tersebut berawal dari informasi masyarakat yang mengungkapkan bahwa di kos-kosan yang dihuni pasangan asal Kelurahan Melayu dan Kelurahan Penaraga Kecamatan Raba tersebut sering dijadikan lokasi transaksi dan tempat pesta narkotika.

Setelah menerima informasi, Tim Opsnal Satuan Reserse dan Narkoba Polres Bima Kota melaksanakan penyelidikan hingga mendapatkan kepastian tentang informasi awal tersebut. Setelah memastikan kebenaran informasi, tim yang dipimpin Kanit Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Bima Kota melaksanakan penggerebekan dan mendapatkan NF.

Dari keterangan NF, empat anggota polisi kemudian memburu BH yang baru saja keluar dari kos-kosan tersebut. Setelah dicari dan diburu, Tim Opsnal berhasil mengamankan BH, kemudian membawanya kembali ke kos-kosan di Kelurahan Melayu.

Setelah berhasil membawa pulang suami NF, salah satu anggota Tim Opsnal memanggil Ketua RT setempat dan penanggung jawab kos-kosan menyaksikan proses penggeledahan. 

Saat menggeledah kamar mandi kos milik Pasutri tersebut Tim Opsnal menemukan enam bungkus plastik klip berisi narkotika yang diduga berjenis sabu. Tim kemudian mengamankan barang bukti dan menggiring Pasutri tersebut ke Mako Polres Bima Kota.

Sejumlah barang bukti yang diamankan Tim Opsnal yaitu satu bungkus plastik klip diduga berisi sabu,  dua poket besar diduga berisi sabu, sebuah kotak permen, empat korek api gas, dua gunting, sebuah tabung kaca, isolasi, dua Ponsel, selembar tisu, sebuah mangkok warna putih dan mangkok warna hijau. [TN/ AH]


No comments