Breaking News

Pemkab Bima Kirim Tenaga Medis dan Logistik untuk Korban Gempa Lombok

Taruna Siaga Bencana Dinas Sosial Kabupaten Bima yang Berangkat Membantu Korban Gempa Lombok.

Bima, Berita11.com— Pemerintah Kabupaten Bima bersama seluruh elemen masyarakat terus berupaya memberikan bantuan dan dukungan yang diperlukan kepada para korban gempa bumi di Pulau Lombok.

Selain mengirimkan 25  personil Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB)  dan 20 Taruna Siaga Bencana (Tagana)  Dinas Sosial, Pemerintah Kabupaten Bima juga melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bima mengirimkan tenaga medis.

Direktur RSUD Bima drg. H.  Ihsan, MPH menjelaskan sebanyak tujuh personil yang dikirim, terdiri dari 2 dokter umum, 1 perawat ahli, 1 apoteker  dan 1 ambulans diberangkatkan Selasa (7/8/2018). Rombongan tersebut membawa obat-obatan dan bahan medis habis pakai (BMHP).

H. Ihsan juga mengatakan selain tenaga medis,  pihak RSUD Bima juga mengirimkan 10 terpal, 150 selimut, 120 sarung dan 100 tikar besar.

“Ini adalah bentuk partisipasi dan kepedulian dari seluruh pegawai RSUD Bima. Semoga bermanfaat bagi saudara kita yang sedang mengalami musibah,” katanya sepeti dikutip Kepala Bidang Komunikasi Publik, Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kabupaten Bima, Suryadin, M.Si, Selasa (7/8/2018).

Untuk membantu korban bencana gempa bumi yang terjadi 5 Agustus 2018 tersebut, Pemerintah Kabupaten Bima melalui BPBD telah langsung melakukan pengiriman bantuan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bima Ir. H. Taufik Rusdi, M. Ap mengatakan,  bantuan dikirim  melalui armada 3 mobil operasional berupa bantuan ratusan peralatan dapur, pakaian, 100 sarung, 200 selimut, 200 tikar, 50 karung, 50 senter dan 50 terpal.

Mantan Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Bima ini menambahkan kebutuhan dasar lainnya yang dikirim adalah makanan siap saji dan menu dapur berupa 150 dus mie instan, 240 liter minyak goreng, 240 kilogram gula pasir, 240 kaleng susu kental manis, 150 dus air mineral, masing-masing 240 saus sambal kecap, biskuit, sabun cuci, pasta gigi dan sabun mandi serta 1.200 sachet kopi. [AN]

No comments