Breaking News

Rupiah yang Anjlok jangan Berbuntut Panjang, Akademisi Minta Pemkot Bima Atensi Inflasi

Akademisi Ekonomi STKIP Bima, Hartoyo SE M.Ak.


Kota Bima,Berita11.com— Akademisi Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima, Hartoyo, SE.,M.Ak mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bima agar mengatensi dampak inflasi ekonomi yang terjadi di Kota Bima saat ini. Seperti diketahui sejumlah barang strategis, komiditi ekspor dan sembako melambung akibat masalah nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang masih lemah.

“Saya berharap kepada Pemerintah Kota Bima yang dalam hal ini dijabat oleh Penjabat Wali Kota Bima Drs H. Wirajaya Kusuma, MH untuk segera mengambil sikap dan keputusan serta melakukan kordinasi dengan pihak terkait khususnya yang berkaitan dengan adanya kenaikan harga-harga barang seperti besi dan semen yang saat ini terjadi di Kota Bima,” ujar Hartoyo saat dihubungi Berita11.com, Kamis (16/8/2018).

Baca Juga:

Menurut dosen jebolan Universitas Mataram ini, persoalan kenaikan harga sejumlah barang kebutuhan masyarakat yang terjadi di Kota Bima akhir-akhir ini perlu harus disikapi dengan cepat dan serius oleh Pemerintah Kota Bima.

“Salah satu cara terbaik yang mesti dilakukan oleh Pemkot Bima saat ini adalah membentuk tim pengendali inflasi untuk mengatur harga di pasar sehingga dengan demikian masyarakat tidak menjadi pihak yang dikorbankan yang disebabkan dengan naiknya harga-harga barang yang cukup tinggi,” ujar mantan dosen STIE Bima ini. [US]

No comments