Breaking News

Diskominfostik Kabupaten Bima Tatar 55 Orang Tentang Radio Terpadu Berbasis Internet

Suasana Sosialisasi Tentang Radio Terpadu ROIP dan VOIP di Aula SMKN 3 Kota Bima, Rabu (19/9/2018).

Kota Bima, Berita11.com— Sebanyak 55 peserta perwakilan dari TNI/ Polri, Orari, RAPI, PLN Basarnas dan sejumlah instansi vertikal mengikuti sosialisasi radio terpadu berbasis internet yang diselenggarakan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfostik) Kabupaten Bima di aula SMKN 3 Kota Bima, Rabu (19/9/2018).

Sosialisasi radio terpadu berbasis internet digelar karena pertimbangan radio meiliki peranan penting bagi perkembangan telekomunikasi dan informasi. Bahkan hingga kini banyak digunakan untuk komunikasi kedaruratan, keamanan dan koordinasi antar wilayah kecamatan dan desa.

Bupati Bima yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ir H Nurdin  yang didampingi Kepala Dinas Komunikasi,  Informatika dan Statistik Kabupaten Bima H. Abdul Wahab Usman,  SH,  M. Si dalam sambutannya mengatakan keluwesan  VOIP dalam bentuk jaringan, peralatan dan media komunikasi menjadikannya sebuah sistem komunikasi yang cepat populer di masyarakat.

Nurdin berharap kegiatan sosialisasi VOIP dan ROIP ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan perangkat tersebut secara tertib, efektif dan efisien dalam komunikasi lintas wilayah.

Ketua Panitia Pelaksana Sosialisasi Sofyan Bakri SH yang juga Kepala Bidang Statistik dan Sandi Diskominfotik Kabupaten Bima dalam laporannya mengatakan sosialisasi ditujukan untuk memberikan bekal kepada para peserta terkait pemahaman dan pemanfaatan sistem teknologi digital.

Sosialisasi juga diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dalam memberikan pelayanan informasi yang cepat, tepat dan akuntabel bagi pengguna radio komunikasi di manapun berada dengan menggunakan jaringan internet.  “Di samping bagaimana pemanfaatan sistem analog kesistem digital atau sebaliknya,” katanya seperti dikutip Kepala Bidang Komunikasi Publik dan Desiminasi Informasi Diskominfostik Kabupaten Bima, Suryadin, S.Si, M.Si.

Kegiatan yang berlangsung sehari tersebut menyajikan materi yang mencakup alokasi penggunaan spektrum frekuensi, kode alfabet internasional dan kode alfabet Indonesia serta tata cara berkomunikasi melalui jaringan ROIP dan VOIP.

Narasumber sosialisasi Muhammad Rizki Fauzi ST dalam pemaparannya di hadapan 55 peserta yang berasal dari perwakilan TNI/Polri, Orari, RAPI, PLN,  Basarnas dan instansi vertikal mengatakan, Radio memiliki peranan penting bagi perkembangan telekomunikasi dan informasi. Bahkan sampai saat ini banyak digunakan untuk komunikasi kedaruratan, keamanan dan koordinasi antar wilayah kecamatan dan desa.

“Voice Over Internet Protocol (VOIP) merupakan teknologi yang memungkinkan percakapan atau komunikasi jarak dekat maupun jarak jauh melalui media internet,” katanya.

Saat ini lanjut Fauzi, seiring perkembangan teknologi telekomunikasi, telah digabungkan dengan  teknologi komunikasi radio yang biasa disebut dengan Radio Over Internet Protocol (ROIP) yang mampu berkomunikasi jarak dekat maupun jarak jauh dengan metode sistem gateway.  [AN]

No comments