Breaking News

Kasus Sang ASN Dompu Punya Garapan di Luar Nikah Digiring ke Polisi dan DP3A

Nurhayati saat Menyampaikan Laporan ke Polres Dompu, Sabtu (8/9/2018). Foto RIS



Dompu, Berita11.com— Kasus oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial S di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) yang mencampakan perempuan dan anak hasil garapannya di luar nikah kini terus bergelinding. Bahkan setelah dilaporkan resmi ke Kepolisian Resor (Polres) Dompu oleh korban, Nurhayati (41 tahun) warga Desa Dorebara Kecamatan Dompu, kini kasus tersebut juga digiring ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A).

S dinilai telah mengabaikan hak-hak perempuan dan anak hasil hubungan terlarangnya di luar nikah tanpa mau bertanggung jawab. Laporan berkaitan dengan kasus tersebut di Polres Dompu teregistrasi dengan nomor LP/354/IV/NTB/Res.Dompu.

Nurhayati membenarkan telah melaporkan kasus tersebut ke Polres Dompu dan DP3A Kabupaten Dompu. Pertimbangannya karena hingga kini S tak kunjung mau bertanggung jawab meskipun telah sudah ada kesepakatan untuk menikahinya setelah masalah tersebut sempat diproses dan difasilitasi oleh pihak Pemeritantah Kelurahan.

“Pada tahun 2013 awalnya saya tidak mau, karena saya pikir istrinya adalah keluarga saya (kakak sepupu, red). Aku dibujuk sama dia. Akhirnya saya turuti kemauannya, akhirnya terus menerus dilakukan lebih dari 10 kali di rumahnya sendiri di Jalan Baru Kelurahan Karijawa Kecamatan Dompu dan tidak ada orang lain, hanya dia seorang dan saya merasa dirugikan,” ujar Nurhayati di Mapolres Dompu.

Nurhayati berharap pihak kepolisian serta instansi yang mengurus masalah perempuan dan anak dapat  memproses laporannya sesuai ketentuan Undang-Undang berkaitan.  “Pada siapa lagi kami tempat bernaung, pada siapa lagi kami membutuhkan bantuan, kalau bukan kepolisian,” ujarnya.

Diungkapkannya, hingga kini S belum mau mengakui sang anak yang telah tumbuh empat tahun hasil garapannya. Bahkan buntut dari hal tersebut S juga belum pernah menafkahi anaknya maupun dirinya.

Sebelumnya, saat dihubungi di kediamannya di Jalan Baru Kelurahan Karijawa Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu, enggan  memberikan keterangan. S beralibi ini sedang menjalani proses hukum berkaitan kasus pelantaran anak dengan mantan istri sahnya, Emi Hidayati.

“Saat ini saya sedang menghadapi proses hukum, biar saya fokus dulu yang satunya agar pemikiran saya tidak bercabang,” ujarnya pada Berita11.com. [RIS]  


No comments