Breaking News

Pemkab Bima Targetkan Pembebasan 11 Hektar Lahan Jalur Jembatan Lewa Mori Tuntas November

Kepala Bagian Tata Pemerintah Setda Kabupaten Bima, Drs H Masykur MM. Foto US Berita11.com.


Bima, Berita11.com— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima menargetkan pembebasan lahan 11 hektar di Desa Sondosia Kecamatan Bolo yang merupakan jalur pendukung proyek jembatan Lewa Mori tuntas pada November 2018 mendatang.

Kepala Bagian Tata Pemerintah Setda Kabupaten Bima, Drs H Masyukur MM mengatakan, untuk nilai ganti rugi lahan jalur Lewa Mori di Desa Sondosia Kecamatan Bolo pihaknya menyerahkan kepada Tim Appraisal yang akan menilai. 

“Bagaimana nilai besar kecilnya ganti rugi bisa ditingkatkan tetapi pemerintah rujukannya penilaian appraisal, tim penilai publik karena mereka sudah menilai dengan metodenya sendiri dan mereka bertanggung jawab akan hal itu,” katanya kepada Berita11.com belum lama ini di kantor baru Bupati Bima di Godo.

Mantan Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bima ini optimis proses pembebasan lahan tuntas akhir 2018 mendatang meskipun selalu ada dinamika saat musyawarah menyangkut nilai ganti rugi lahan yang masuk jalur proyek jembatan Lewa Mori.

“Tetap ada dinamika dan aspirasi. Kalau kita mengikuti ketentuan undang-undang saja. Harta satu are pun harus dinilai apalagi berhektar-hektar,” ujarnya.

Selain menyelesaikan pembebasan lahan untuk proyek jembatan Lewa Mori, saat ini Bagian Tatapem Setda Kabupaten Bima juga sedang berupaya menuntaskan pembebasan lahan bagian depan Gor Kabupaten Bima di Desa Panda Kecamatan Palibelo. [US]


No comments