Breaking News

Usai Santap Bakso, 182 Warga Sape Terkapar, ini Kronologinya

Korban Keracunan Massal yang Didominasi Anak-anak Dirawat di Puskesmas Sape. Foto Ist

Bima, Berita11.com— Sebanyak 182 warga Desa Buncu Kecamatan Sape Kabupaten Bima terkapar setelah menikmati bakso saat resepsi pernikahan di desa setempat, Rabu (26/9/2018) sore. Akibatnya, korban harus intensif dirawat di Puskesmas Sape.

40 korban keracunan mulai berdatangan di Puskesmas Sape sejak Rabu (26/9/2018) malam. Para korban umumnya didominasi anak-anak. Sebagian korban lain remaja, dewasa dan lanjut usia.

Kepala Sub-Bagian Informasi dan Pemberitaan Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokol Serketariat Daerah Kabupaten Bima, Zainuddin SS menjelaskan, puluhan korban keracunan yang dibawa ke Puskesmas Sape langsung ditangani tim medis Puskesmas setempat.

Umumnya keluhan puluhan warga yang dirawat karena sakit perut, mual dan munta-muntah.

“Berdasarkan laporan dari pemerintah kecamatan sape Pemerintah Kabupaten Bima melalui Dinas Kesehatan setempat langsung menyalurkan sejumlah obat obatan yang dibutuhkan untuk menangani para pasien,” ujar Zainuddin.

Tak hanya petugas Dinas Kesehatan yang dikerahkan, pemerintah daerah juga mengoordinir Dinas Soisla sehingga mendistribusikan  tenda darurat  mengantisipasi terus bertambahnya jumlah pasien.

“Karena dikuatirkan ruangan Puskesmas tidak mencukupi untuk merawat pasien yang semakin bertambah jumlahnya,” kata Zainuddin. 

dikatakannya, Tagana siaga bencana mendistribusi kendaraan untuk mengangkut para korban dari desanya ke Puskesmas terdekat. 

“Sampai pada kamis sekitar pukul 01.00 Wita dini hari, jumlah pasien bertambah menjadi 182 orang. Meski namun pada pukul 02.15 Wita pasien sudah terlihat membaik satu persatu dan sebagiannya dapat dipulangkan ke rumah masing masing di desa Buncu" ujar pria yang akrab disapa Zen ini. 

Sementara itu, pasca peristiwa keracunan massal  Wakil Bupati Bima, Drs Dahlan M. Noer,  menyampaikan rasa prihatinnya  kepada ratusan korban.

Selain itu, dahlan juga mengucapkan rasa terima kasih kepada segenap jajaran yang telah sigap membantu para korban, serta meminta agar pelayanan terbaik dipastikan diperoleh para korban yang mengalami keracunan massal. [AD]

No comments