Breaking News

Wujudkan Pemilu Damai, Polres Dompu Sosialisasi Operasi Mantap Brata Gatarin 2018

Suasana Sosialisasi Operasi Mantap Brata Gatarin 2018 di Mapolres Dompu, Sabtu (22/9/2018). RIS.


Dompu, Berita11.com—  Untuk mendukung  pelaksanaan tahapan pesta demokrasi pemilihan umum (Pemilu) 2018, Kepolisian Resor (Polres) Dompu, Komisi Pemilihan Umum dan Bawaslu Kabupaten Dompu melaksanakan sosialisasi Operasi Mantap Brata Gatarin 2018 di aula Mapolres setempat, Sabut (22/9/2018). Sesuai jadwal dan tahapan KPU,  kampanye perdana akan dimulai Minggu (23/9/2018).

Kapolres Dompu AKBP Erwin Suwondo S.I.K, M.I.K dalam sambutannya mengatakan, bagi seluruh personel yang melaksanakan kegiatan Operasi Mantap Brata 2018 agar memahami tugas pokok masing-masing, melakukan kordinasi di tempat tugas atau di tempat pemungutan suara.

“Jangan berapriori terhadap tugas dan anggap tugas ini sebagai sesuatu yang khusus, sehingga masing-masing personel dapat melaksanakan tugas dengan baik sehingga dapat menghasilkan sesuatu yang baik juga bagi seluruh personel Polres Dompu,” katanya.

Erwin menjelaskan, tujuan sosialisai Operasi Mantap Gatarin 2018 yaitu  dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kemampuan para personel Polres Dompu.

“Anggota dapat menjalankan tugas dan cara bertindak di lapangan secara profesional dan proporsional dalam melaksanakan pengamanan Pemilu sehingga bisa berjalan dengan aman, damai dan lancar terutama di tempat-tempat pemungutan suara,” katanya.

Erwin mengingatkan seluruh anggota Polres Dompu agar tetap berada dalam area netral karena yang akan mengawasi kinerja tentu peran Polri.

“Seluruh personel agar netral, tidak boleh berkiblat terhadap satu calon atau partai, jangan sekali-sekali terlibat ataupun berperan secara langsung ataupun tidak langsung dalam pelaksanaan pemilihan presiden dan legislatif,” tandasnya.

Setelah sambutan Kapolres Dompu, perwakilan  Bawaslu Kabupaten Dompu Swastari HAZ, SH, dalam sambutannya menyebut sejumlah jenis pelanggaran saat para calon melakukan kampanye.

“Terkait pelanggaran Pemilu, tempat yang tidak diperbolehkan untuk melakuka kampanye antara lain di tempat ibadah dan pendidikan, gedung kedinasan. Apabila ada yang menyelenggarakannya maka perlu dilakukan pencegahan dengan cara mengingatkan kepada peserta Pemilu,” papar Swastari.

Swastari mengatakan, sesuai regulasi dan Undang-Undang Pemilu, apabila peserta pemilu melanggar maka bisa dilaporkan ke Panwaslu atau Bawaslu sehingga dapat ditindaklanjuti penanganan melalui sentral Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) jika termasuk pelanggaran pidana.

“Jika menemukan hal seperti itu siapapun agar disampaikan kepada Panwaslu terdekat. Karena penaganan pidana Pemilu ini akan ditangani khusus oleh Sentra Gakkumdu baik di Bawaslu, kepolisian maupun kejaksaan,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi dihadiri Kapolres Dompu AKBP Erwin Suwondo S.I.K, M.I.K, anggota Bawaslu Kabupaten Dompu Swastari HAZ, SH, anggota KPUD yang diwakili Drs Sarifuddin, perwakilan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Dompu, Waka Polres Dompu Kompol Hansbullah SH, para Kabag, Kasat dan Kasi, para Perwira, para bintara dan PNS Polres Dompu yang berjumpah sekira 100 orang. [RIS]

No comments