Breaking News

Atensi Kasus Amoral ASN di Dompu, DP3A akan Gedor Tiga Instansi

Penangggung Jawab DP3A Kabupaten Dompu, Selamat Abadi Sentosa. Foto RIS.


Dompu, Berita11.com— Dewan Pemuda Peduli Perempuan dan Anak (DP3A) Kabupaten Dompu mengisyaratkan akan menggelar aksi mendesak instansi terkait, aparat penegak hukum mengatensi kasus amoral yang diduga melibatkan ASN di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Dompu.

Sesuai Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) aksi unjuk rasa DP3A telah teregistrasi dengan nomor : STTP/68/X/YAN.2.2./2018/Sat Intelkam. Aksi akan digelar kelompok pemuda tersebut Kamis (4/10/2018) dengan sasaran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Inspektorat Kabupaten Dompu, kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dompu dan Polres Dompu.

Penanggungjawab DP3A Kabupaten Dompu, Selamat Abadi Sentosa mengatakan kasus amoral sang oknum ASN harus diatensi sejumlah instansi berkaitan, sedangkan korban dalam kasus itu, Nurhayati harus dilindungi.

“Kami meminta kepada Dinas P3A untuk proses, agar memberikan perlindungan terhadap Nurhayati beserta anaknya diduga korban kojoliman S,” ujar Ketua DP3A di Dompu, Rabu (3/10/2018).

Pria biasa disapa Bdel ini juga memberikan penilaian terhadap penanganan kasus sang oknum ASN itu. Menurutnya, laporan hasil pemeriksaan Inspektorat yang keluar tahun 2014 belum memiliki kejelasan rekomendasi atau tindaklanjutnya.

“Kemudian kami meminta kepada Inspektorat agar memberikan penjelasan tentang LHP tindakan amoral yang dilakukan terduga S,” desaknya.

Menurut Bdel, merujuk Undang-Undang dan regulasi berkaitan ASN, Bupati Dompu, Drs H Bambang M Yasin sudah dapat mengeksekusi oknum pegawai itu. Karena berdasarkan regulasi tentang ASN sudah jelas mengatur norma-norma atau kode etik yang harus ditaati.

“Kami juga meminta kepada Bupati HBY untuk memecat S dari PNS karena diduga melanggar kode etik ASN. Kemudian meminta Pemda untuk memberikan jaminan dan perlindungan terhadap masa depan anak dari Nurhayati,” desaknya.

Diisyaratkannya, setelah berorasi di depan DP3A, Inspektorat dan kantor Pemkab Dompu, pihaknya akan melanjutkan aksi di depan Mapolres Dompu meminta Kapolres AKBP Erwin Suwondo, SIK MIK  menangani  serius  kasus yang sudah dilaporkan korban Nurhayati beberapa waktu lalu.

"Di Polres kami meminta kepada Kapolres untuk memberikan atensi khusus atas kasus amoral yang telah dilaporkan Nurhayati,” katanya. [RIS]

No comments