Breaking News

DLH: Dampak Jelas Hutan Gundul, Terjangan Air Bah tak Bisa Dibendung

Ilustrasi Hutan Gundul. Istimewah.



Bima, Berita11.com— Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bima memprediksi dampak perusakan hutan hingga gundul berpotensi menyebabkan air bah saat musim hujan tidak dapat dibentuk.

Hal tersebut karena hilangnya vegetasi-vegatasi atau pohon yang dapat menyerap hujan. Kondisi itu diperparah karena umumnya morfologi daerah di Kabupaten Bima dikelilingi bukit dan gunung, sementara pemukiman umumnya berada di daerah dataran rendah sehingga membuat air hujan tak dapat dibendung.

“Kekuatiran kita kalau ini masih terjadi, nanti kita tidak bisa membenduung air (bah). Kalau air itu tidak ada yang bisa menahan, mudah-mudahan tidak banjir,” ujar Kepala Bidang Penataan Lingkungan DLH Kabupaten Bima, Taufikurrahman ST MT di DLH, belum lama ini.

Taufikurrahman mengaku prihatin mengamati kondisi hutan di wilayah Kabupaten Bima saat ini yang umumnya sudah gundul. Hal itu juga sesuai pengamatan pihaknya. “Sepanjang pemantauan sudah gundul semua gunung. Kita sangat kuatir masalah itu,” katanya.

Permasalahan hutan yang gundul juga disampaikan sejumlah kepala desa dan camat di wilayah Kabupaten Bima. untuk mengantisipasi ancaman permasalahan lingkungan, DLH Kabupaten Bima tetap berupaya melaksanakan sosialisasi upaya penyelamatan lingkungan dan mencegah perusakan hutan.

“Senin kita untuk mengundang semua stake holder seperti Dandim, Kapolres, Kepala Dinas (Kehutanan) Provinsi, Dinas Pertanian, termasuk KPH dalam rangka rapat koordinasi membahas persoalan perlandangan liar,” ujar Taufik. [AD]

No comments