Breaking News

Kawanan Penadah Sepeda Motor Dibekuk Polisi di Dompu, Cek Mungkin Ada Kendaraan Milik Anda!

Kawanan Penadah yang Merupakan Jaringan Penjual Sepeda Motor Hasil Curian.


Dompu, Berita11.com— Aparat Kepolisian Resor (Polres) Dompu membekuk lima pria yang merupakan spesialis penjual sepeda motor bodong, Senin (1/10/2018). Kelima pria masing-masing berinisial Sud, Pas, Abi, Sup dan Dar berasal dari Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu.

Lima pria tersebut diduga seringkali menjual sepeda motor bodong hasil curian dengan modal Surat Tanda Nomor Kendaraan  tanpa disertai Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Dompu, IPTU Suhatta SH menjelaskan, pengungkapan jaringan penjual sepeda motor bodong tersebut berhasil dilakukan polisi setelah menerima informasi masyarakat maraknya penjualan sepeda motor bodong di wilayah yang tak jauh dari kaki Gunung Tambora tersebut.

“Setelah diamankan dua orang, Sud dan Pas yang pada saat itu baru saja menerima sepeda motor merk Honda Beat dengan nomor polisi DR 5397 V beserta selembar lembar STNK atas nama kantor Camat Jonggat Kabupaten Lombok Tengah,” jelas Suhatta.

Dikatakan Suhatta, untuk mengetahui kejelasan status pemilik sepeda motor merek Honda Beat tersebut, personel Polsek Pekat berkoordinasi  dengan anggota Polsek Jonggat. Hasilnya pihak Polsek Jonggat membenarkan bahwa motor yang dimaksud telah hilang beberapa waktu lalu di wilayah hukum Polsek Narmada Polres Mataram.

“Mendapat informasi tersebut, jajaran Polsek Pekat yang dipimpin Abdul Malik bergerak. Selanjutnya dilakukan pengembangan di rumah Sudirman. Polisi mendapatkan barang bukti sepeda motor merek Yamaha X Ride nomor polisi DR 4882 Y beserta selembar STNK atas nama Zuryatun Toybah, S.Pd.I,” sebut Suhatta pada Berita11.com.

Suhatta mengatakan, Sud dan Pas beserta barang bukti digiring ke Mapolsek Pekat, kemudian kedua tersangka diinterogasi.

“Sud dan Pas seringkali menerima sepeda motor bodong dari Tan. Dikirim melalui bus trayek Calabai-Mataram diserahkan ke Dar, Abi dan Sup untuk dijual atau dipasarkan kepada masyarakat sekitar wilayah tersebut dan wilayah Kananga (Tambora) Kabupaten  Bima dengan kisaran harga Rp7 juta hingga Rp8 juta,” ungkapnya.

Ditambahkannya, sekira pukul 13.00 Wita, Unit Polsek Pekat mengamankan ketiga tersangka tersebut dan melakukan pengembangan tentang keberadaan SPM yang telah dijual.

“Hasil pengembangan itu anggota berhasil mendapatkan satu unit lagi sepeda motor merek Beat warna putih dengan nomor polisi DR 3144 YL atas nana Murinah,” ujarnya.

Hingga kini lima tersangka beserta barang bukti  3 sepeda motor hasil curian masih diamankan  di Mapolsek Pekat Kabupaten Dompu untuk proses lebih lanjut. [RIS]

No comments