Breaking News

Ketua DPRD Tegaskan Masyarakat Dompu belum Sejahtera!

Ketua DPRD Kabupaten Dompu, Yuliadin, S.Sos. 

Dompu, Berita11.com Tingkat perekonomian masyarakat KabupatenDompu masih tertinggal jauh jika dibandingkan dengan sejumlah daerah lain dilihat dari berbagai aspek. Apalagi jika ditilik dari sisi kesejahteraan, masih sangat jauh dari harapan publik.

Hal itu ditegaskan Ketua DPRD Kabupaten Dompu Yuliadin, S.Sos kepada  media usai kunjungan kerja Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah, M.Si di Dompu, Sabtu (6/10/2018) malam.

Menurut Yuliadin, penyampaian Bupati Dompu, Drs H Bambang M Yasin (HBY) mengenai angka statistik yang menjadi dasar pengkuan bahwa masyarakat Dompu sudah sejahtera belum tepat. Padahal itu bukanlah tolok ukur. Sebab  masih banyak infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat belum sepenuhnya terpenuhi.

Contohnya selain masalah ternak, juga mengenai kondisi hutan di Dompu yang tentunya harus seimbang. Intinya jangan hanya mengejar angka-angka statistik saja, sementara kondisi kehidupan masyatakat terutama di wilayah perkotaan Dompu masih di bawah rata-rata,” ujarnya.

Baca Juga: 


Dikatakan pria yang akrab disapa Bucek ini, semangat yang dibangun Gubernur NTB harus disambut dengan langkah-langkah konkrit.  Untuk itu  angka-angka statistik yang menjadi dasar klaim Bupati HBY, harus menjadi motivasi serta semangat pemerintah dan masyarakat dalam bekerja.

Mari kita sama-sama sadar dan melihat bagaimana kondisi Dompu saat ini. Infastruktur yang masih banyak dibutuhkan oleh masyarakat itu juga yang diperioritaskan, ajaknya.

Menurut politisi yang merupakan mantan wartawan ini, jika masyarakat Dompu dilabeli masyarakat sejatera, hal itu tidak sesuai dengan realita yang ada. Sebaliknya kata dia, jika label masyarakat sedang mengarah ke predikat sejahtera itu baru tepat.

Intinya mari kita semangat sebagaimana yang disampaikan oleh Gubernur NTB. Sebab penyampaiannya beliau sifatnya kritikan.  Artinya jadi pejabat jangan mau dilayani, tapi harus melayani dan semua itu kembali pada kateristik pemimpin, tandasnya. [RIS]

No comments