PTUN Mataram Batalkan Pemecatan Sembilan Perangkat Desa Wawonduru

Iklan Semua Halaman

.

PTUN Mataram Batalkan Pemecatan Sembilan Perangkat Desa Wawonduru

Redaksi Berita11
Rabu, 24 Oktober 2018
Ilustrasi Putusan Pengadilan.


Dompu, Berita11.comMajelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Mataram, akhirnya memenangkan gugatan sembilan perangkat Desa Wawonduru, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Provinsi NTB, Selasa (23/10/2018) siang.

Seperti diketahui sebelumnya, beberapa bulan lalu sembilan perangkat Desa Wawonduru mengajukan gugatan berkaitan pemberhentian atau pemecatan Kepala Desa (Kades) setempat, Umar Abdul Fatah, ST.

Pemberhentian tahap pertama yang dikeluarkan Umar Abdul Fatah dengan Nomor 09 Tahun 2018, ditetapkan pada 22 Mei 2018 di antaranya, Kaur Keuangan Gunawarman, Staf Keuangan Ahmad, Kaur Umum, Nazmuddin dan Kaur Pemerintahan, Lukman.

Pada tahap kedua, 28 Mei 2018, sang Kades mengeluarkan putusan Nomor 11 Tahun 2018 memberhentikan Kepala Dusun (Kadus) antara lain Syarifudin, Kadus Raba Tumpu, Junaidin, Kadus Wawonduru Barat, Ardi, Kadus Bolonduru, Rustam, Kadus Wawonduru Timur.

Perihal pembatalan pemecetan sembilan perangkat desa oleh PTUN Mataram disampaikan  kuasa hukum dari sembilan perangkat desa, Muktamar, SH,  melalui telepon seluler, Selasa (23/10/2018) sore.

Menurut Muktamar,  pemberhentian sembilan perangkat desa tidak ada rekomendasi dari camat sebagai landasan hukum sehingga tergugat dinilai melanggar ketentuan yang berlaku.

Pemberhentian perangkat desa itu di luar dari ketentuan Undang-Undang Desa Nomor 6Tahun 2014 dan Permendagri Nomor 83 Tahun 2015 atau yang diubah menjadi Permendagri Nomor 67 Tahun 2017, jelas Muktamar.

Dikatakanya, karena pemberhentian sembilan perangkat desa, di luar dari prosedural, maka Kades  harus mengaktifkan kembali sembilan perangkati itu  sesuai keputusan majelis hakim.

Sesuai hasil keputusan PTUN, bahwa Kades wajib untuk mengembalikan semua hak-hak perangkat desa dan membersihkan nama baik sembilan orang perangkat desa tersebut," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dusun Wawonduru Barat, Junaidin, berhasil dihubungi setelah Majelis Hakim menutup persidangan, mengatakan, dirinya merasa senang atas kemenangan gugatannya.

Alhamdulillah kami menang dalam gugatan ini. Saya bersyukur atas putusan pengadilan yang telah memenangkan gugatan kami, dan saya pun mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada kuasa hukum kami, Bapak Muktamar, SH, yang telah setia mendampingi kami dalam suka maupun duka,” ungkapnya. [RIS]