Breaking News

Batu Pertama Pembangunan Masjid Baitul Makmur Beranggaran Rp2 Miliar Diletakkan Pejabat Pemkab Dompu

Peletakkan Batu Pertama Masjid yang Dibangun dengan Anggaran Rp2 Miliar oleh Pejabat Pemkab Dompu. RIS.


Dompu, Berita11.com— Peletakkan batu pertama oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, Politik, dan Aparatur Setda Kabupaten Dompu, H. Muhammad Syai'un, SH,M.Si yang mewakili Bupati Dompu, Drs H Bambang M Yasin, menandai dimulai pembangunan Masjid Baitul Makmur di Dusun Samada, Desa Soriutu, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Rabu (7/11/2018).

Masjid tersebut dibangun Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Cabang Dompu dengan sumber dana berasal dari infaq sedekah warga dan donatur yang tidak mengikat. Peletakan batu pertama pembangunan masjid tersebut juga dihadiri Kapolsek Manggelewa, Danramil setempat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Camat Manggelewa, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan beserta tokoh ulama dan masyarakat setempat.

Ketua LDII Kabupten Dompu, melalui Sekretaris Suprayadin, S.Pd dalam sambutannya mengatakan, pembangunan masjid tersebut bertujuan untuk mendukung kelancaran kegiatan ibadah. Bukan hanya warga setempat, akan tetapi seluruh umat muslim yang bersifatnya luas.

“Semua umat Islam disilahkan untuk shalat lima waktu, shalat Jumat maupun mengikuti kegiatan pengajian atau kegiatan keagamaan. LDII bukan eksklusif yang menutup diri tetapi merupakan Ormas yang inklusif membuka diri,” ujarnya.

Ketua panitia pembangunan Masjid Baitul Makmur, H. Bambang dalam sambutannya mengatakan, selain kegiatan shalat lima waktu dan shalat berjamaah, di masjid itu juga akan diadakan kegiatan-kegiatan pengajian bagi semua kalangan yang ada di dusun tersebut.

“Selain kegiatan beribadah antara lain pengajian anak-anak, para remaja, ibu-ibu, dan pengajian bagi bapak-bapak dan usia lanjut. Bila pemerintah daerah dan para tamu undangan berkenan untuk menanam jariyah dalam bentuk apapun sangat diterima,” katanya.

Pembangunan Masjid Baitul Makmur, lanjut Bambang, atas dasar kesepakatan warga setempat dengan luas bangunan 18 x 14 meter. Sesuai rencana, proses pembangunan selama dua tahun dengan rencana anggaran sekitar Rp2 millyar.

“Pembangunan masjid ini berdasarkan persetujuan masyarakat dan sudah dilakukan kalibrasi (pengukuran arah qiblat, red) oleh Kementerian Agama Kabupaten Dompu pada Rabu 31 Oktober 2018 lalu,” katanya. [RIS]

No comments