Breaking News

Diam-diam Bawaslu Kabupaten Bima Rekap Pelanggaran Administrasi, ini Sanksi yang Menanti Caleg

Badan Pengawas Pemilihan Umum. Foto Ist.

Bima, Berita11.com— Meskipun beberapakali ditertibkan dan diingatkan, masih ada saja calon anggota legislatif di Kabupaten Bima yang melanggar ketentuan memasang alat peraga kampanye (APK) tak sesuai ketentuan KPU. Nah, setiap pelanggaran tersebut ternyata selalu dicatat dan direkap Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bima rutin setiap bulan.

Anggota Bawaslu Kabupaten Bima, Damrah mengatakan, setiap bulan pihaknya rutin merekap pelanggaran yang dilakukan para kontestan Pemilu 2019. Termasuk pelanggaran pemasangan APK tak sesuai ketentuan yang diatur dalam Peraturan KPU tentang kampanye.

“Kita tetap melakukan rekap secara rutin pelanggaran yang dilakukan oleh para Caleg termasuk yang pasang baliho tak sesuai ketentuan,” katanya di Sekretariat Bawaslu Kabupaten Bima, Selasa (27/11/2018).

Dikatakannya, Bawaslu akan bersikap tegas terhadap para Caleg yang melanggar. Sebelumnya, Bawaslu Kabupaten Bima sudah beberapakali melaksanakan sosialisasi dan menyampaikan imbauan kepada para Caleg termasuk saat ada kegiatan bersama KPU Kabupaten Bima.

“Dari hasil rekap itu, Caleg yang paling sering melanggar ketentuan kampanye yang kita catat dan selanjutnya akan diberikan sanksi pengurangan waktu kampanye sesuai ketentuan,” katanya.

Adapun sesuai ketentuan Undang-Undang Pemilu dan Peraturan KPU tentang kampanye, Caleg tidak boleh melaksanakan kampanye melalui APK secara individual dalam bentuk baliho. Namun harus memuat seluruh foto Caleg lain satu Parpol.

Bentuk-bentuk kampanye penyebaran alat peraga yang bisa dilakukan masing-masing Caleg adalah pemasangan APK dalam ukuran poster, penyebaran alat peraga kampanye dalam bentuk suvenir seperti piring, gelas, baju, kelender, stiker dan payung dengan batas nilai barang Rp60 ribu. [US]

No comments