GP Ansor Klarifikasi soal Penarikan Rp200 Ribu dalam Distribusi Bantuan Bibit Jagung

Iklan Semua Halaman

.

GP Ansor Klarifikasi soal Penarikan Rp200 Ribu dalam Distribusi Bantuan Bibit Jagung

Kamis, 15 November 2018
Penyaluran Bantuan Bibit Jagung oleh Pengurus GP Ansor Kabupaten Dompu Beberapa Waktu Lalu. Foto Ist.


Dompu, Berita11.com  Koordinator Kabupaten Pengurus Gerakan Pemuda (GP) Ansor Dompu,  Supratman menegaskan penarikan biaya Rp200 ribu per orang atau calon petani calon lokasi (CPCL) di Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu tidak ada  kaitannya dengan pembina kelompok kerja (Pokja) GP Ansor.

Bantuan bibit jagung disalurkan oleh  Pokja Pegurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) bekerja sama dengan Koperasi Duta Tani Sejahtera (KDTS) Kabupaten Dompu.

Menurut Supratman, pendistribusian bantuan bibit jagung di Kecamatan Kempo, Pekat dan Kecamatan Kilo di luar dari binaan GP Ansor. Selain itu, pendistribusian bantuan bibit jagung oleh Pokja GP Ansor telah berakhir pada bulan lalu.

“Pendistribusian dari pengurus GP Ansor telah berakhir pada Jumat (26/10/2018) bulan lalu, GP Ansor hanya lima kecamatan saja, Kecamatan Hu'u, Pajo, Dompu, Woja, dan Kecamatan Manggelewa,” jelasnya.

Berkaitan penarikan uang di setiap kelompok tani, Supratman menjelaskan bahwa GP Ansor hanya tarik Rp100 ribu. Penarikan itu untuk registrasi online kelompok binaan Ansor dan juga pembuatan Kartu Tanda Anggota (KTA) seperti yang dijelaskan pembina Pokja Provinsi NTB yang juga pengurus GP Ansor Jakarta pusat, Akhdiansyah, S.HI beberapa waktu lalu.

“Pada saat penyaluran bantuan bibit jagung, kami dari GP Ansor menarik hanya Rp100 ribu saja per orang untuk registrasi berdasarkan hasil kesepakatan kelompok tani CPCL,” katanya.[RIS]