Breaking News

Konsultan Relawan Pendidikan SLI Gelar Parenting di SDN Inpres Pandai

Suasana Seminar Parenting di SDN Inpres Pandai yang Digelar Konsultan Relawan Pendidikan SLI, Kamis (8/11/2018).


Bima, Berita11.com— Konsultan Relawan Pendidikan Sekolah Literasi Indonesia (SLI) menggelar seminar parenting di aula Sekolah Dasar Negeri (SDN) Inpres Pandai Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima, Kamis (8/11/2018) pagi.

Kegiatan seminar parenting diikuti 92 orang tua siswa dari  120 siswa setempat. Selain orang tua siswa, kegiatan bertajuk Membangun Sinergi antara Sekolah dan Orangtua Siswa juga diikuti  sejumlah guru, staf, komite sekolah dan kepala SDN Inpres Pandai.

Konsultan relawan pendidikan penempatan Kabupaten Bima, Neneng Sri Fardillah S.Pd Gr yang menyampaikan materi sosialisasi parenting menjelaskan, fakta-fakta saat ini adalah jika ditanya,  semua orang tua merasa telah memberikan yang terbaik untuk buah hatinya. akan tetapi tanpa mereka sadari, pengakuan dan perasaan itu bertolak belakang dengan realita yang ada.

Ternyata ada beberapa hal yang harus dibenahi dalam pola asuh dan pola didik orang tua terhadap anaknya. Untuk Neneng mengajak orang tua siswa untuk merefleksikan kembali pola asuh yang telah mereka lakukan di rumah.

Saat penyampaian materi seminar parenting oleh Neneng Sri Fardillah,  banyak orang tua siswa yang meneteskan air mata karena merasa bersalah dengan pola asuh yang mereka terapkan kepada anaknya di rumah selama ini.

Selain Neneng Sri Fardillah, S.Pd, Gr, materi juga disampaikan Agustia, S.Pd, konsultan relawan pendidikan penempatan Kabupaten Bima.

"Secara umum, keluarga adalah tempat lahirnya benih generasi sejak dalam kandungan hingga perjalanan usia anak memasuki sekolah sehingga sekolah turut andil untuk menjadi tempat tumbuh kembangnya generasi tersebut," katanya.

Peran keluarga tidak dapat tergantikan meski anak tersebut mengikuti proses pendidikan di 
sekolah ternama dengan fasilitas yang luar biasa.  Keluarga yang minimal terdiri dari ayah dan ibu harus memiliki kemampuan dalam melaksanakan semua hak anak tak terkecuali apa pun.

Selain itu, keluarga harus mampu menerapkan pola pengasuhan sehingga anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang. Setiap anak harus dilindungi dari kekerasan fisik dan psikis yang tentunya hal itu harus dimulai dari keluarga.

Namun kenyataan yang dijumpai dalam masyarakat khususnya di Desa Pandai Kecamatan Palibelo masih banyak keluarga yang belum memahami pentingnya peran mereka sebagai orangtua, sehingga tidak terpenuhinya hak-hak anak tersebut.

Sejumlah permasalahan tersebut mendasari para Konsultan Relawan Pendidikan Sekolah Literasi Indonesia  angkatan 2  yang tengah bertugas mendampingi enam sekolah di Kabupaten Bima, salah satunya di SDN Inpres Pandai mengadakan kegiatan parenting yang ditujukan untuk orang tua siswa agar dapat membangun sinergi antara sekolah dengan orang tua siswa.

Kepala SDN Inpres Pandai, Alwi S.Pd.I, dalam sambutannya mengungkapkan terima kasih kepada Konsultan Relawan Pendidikan Sekolah Literasi Indonesia  angkatan 2 yang telah mengadakan kegiatan parenting untuk orang tua siswa di SDN setempat.

Dia berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi jalan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam pola pengasuhan, pendidikan dan perlindungan,  sehingga adanya keselarasan dan sinergi antara program di sekolah dan di rumah. [AD]

No comments