Akses Gudang Benih Padi Ratusan Juta di Kendo Ditutup, Begini Reaksi Dispertanak

Iklan Semua Halaman

.

Akses Gudang Benih Padi Ratusan Juta di Kendo Ditutup, Begini Reaksi Dispertanak

Redaksi Berita11
Rabu, 12 Desember 2018
Ilustrasi.


Kota Bima, Berita11.com— Gudang benih padi yang dibangun dengan anggaran Rp100 juta lebih di Kelurahan Kendo Kecamatan Raba Kota Bima beberapa bulan terakhir tidak bisa diakses anggota kelompok tani kelurahan setempat lantaran ditutup oleh pemilik awal lahan tersebut.

Anggota kelompok tani Kelurahan Kendo yang tak ingin namanya disebut mengatakan, awalnya lahan yang dipakai untuk pembangunan gudang benih tersebut telah dihibahkan untuk pembangunan gudang. Hal itu telah tercantum dalam surat pernyataan hibah yang diperkuat keterangan dari pemerintah kelurahan.

“Tapi sekarang aksenya sudah ditutup. Jalan masuk ke sana sudah ditutup sehingga tidak bisa lagi dimanfaatkan oleh anggota kelompok. Padahal rencana pemanfaatannya sudah jelas. Tapi mengapa sekarang tiba-tiba ditutup,” katanya di Kota Bima, kemarin.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Bima, Ridwan SP mengaku pihaknya belum mendapatkan laporan adanya penutupan akses masuk gudang penyimpanan benih di Kelurahan Kendo.

“Kita belum menerima laporan terkait hal tersebut. Namun secepatnya akan kami sampaikan kepada pimpinan. Kami akan koordinasikan dulu kepada pimpinan seperti apa tindaklanjut nanti,” kata Ridwan di Dispertanak Kota Bima, Rabu (12/12/2018).

Ridwan mengisyaratkan, secepatnya pihaknya akan ke lapangan mengecek kondisi gudang benih di Kelurahan Kendo. Sebelumnya, gudang tersebut dibangun menggunakan anggaran Rp100 juta lebih yang bersumber dari APBN Kota Bima.

Pihaknya memastikan sudah mengantungi surat kesepakatan hibah dari pemilik lahan. Demikian juga dari pihak pemerintah kelurahan,  sehingga mestinya pemilik awal lahan itu tidak menutup akses kelompok tani terhadap gudang benih, karena fungsinya dimanfaatkan untuk kepentingan kelompok. [US]